Selamatkan Generasi Milenial di Jalanan, Dinas Cipta Karya Turun Tangan Juga

MALANGTIMES - Persoalan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas bukan hanya urusan kepolisian. Seluruh unsur yang ada memiliki kewajiban dalam menerapkan dan mendukung berbagai gerakan keselamatan di jalan raya. Khususnya, bagi para remaja atau generasi milenial yang setiap tahun menjadi subjek pelanggar terbanyak sekaligus juga korban di jalanan.

Data Polres Malang mencatat, setiap tahun angka pelanggaran yang berakibat kepada kecelakaan lalu lintas meningkat di Kabupaten Malang. Tahun 2016 angka pelanggaran mencapai 31.486 kasus dengan jumlah kecelakaan 774. Mengakibatkan kematian sebanyak 219 dan luka-luka 1031.

Naik di tahun 2017 menjadi 50.635 pelanggaran dengan kecelakaan 907 dan mengakibatkan kematian sebanyak 273. Luka berat dari kecelakaan mencapai 176 orang dan luka ringan mencapai 1.023.

Parahnya, hampir setengah lebih angka pelanggaran dan kecelakaan didominasi oleh para pelajar atau generasi milenial Kabupaten Malang.  Hal ini terlihat dari berbagai razia Polres Malang yang selalu menjaring lebih banyak generasi milenial yang melanggar.

Kondisi tersebut membuat seluruh pihak terus menggalakkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di jalanan Kabupaten Malang. Tak terkecuali Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang yang ikut mendukung penuh gerakan ketertiban dan keselamatan berlalu lintas bagi generasi milenial dalam acara Millennial Road Safety Festival, Minggu (10/03/2019) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen.

Orang nomor satu di DPKPCK Kabupaten Malang hadir dalam memberikan dukungan atas acara yang digelar Polres Malang tersebut. "Ini bentuk dukungan kami untuk masa depan generasi muda saat berlalu lintas. Ketertiban dan keselamatan berlalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tapi kita semuanya," kata Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Minggu (10/03/2019).

Peran aktif dalam dukungan tertib lalu lintas yang berujung pada keselamatan pengendara khususnya generasi milenial tidak lagi bisa dibebankan pada kepolisian saja. Seluruh elemen, khususnya juga organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Malang, memiliki kewajiban juga dalam hal tersebut.

Hal ini pula yang membuat DPKPCK Kabupaten Malang hadir bersama-sama OPD lainnya. Misalnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud).

Dukungan penuh OPD Kabupaten Malang tersebut akan semakin menguatkan jejak-jejak preventif Polres Malang dalam memberikan sosialisasi yang ujungnya tercipta ketertiban dan keselamatan di jalanan. "Tanpa keterlibatan seluruh unsur terkait hal tersebut, maka persoalan lalu lintas di kalangan remaja akan terus terjadi. Ini tentunya sangat berbahaya bagi estafet pembangunan di Kabupaten Malang. Mereka adalah para penerus pembangunan, jangan sampai sia-sia dan mati muda di jalanan karena tidak tertib lalu lintas yang akhirnya mengakibatkan kecelakaan dan kematian," urai Wahyu di sela-sela acara.

Acara Millennial Road Safety Festival, masih menurut Wahyu, cukup bagus dan baik untuk terus digalakkan kepada para remaja. Dengan acara yang diharapkan bisa berkesinambungan tersebut, akan semakin tercipta kesadaran di kalangan remaja atas pentingnya mentaati aturan lalu lintas.

"Ini acara bagus untuk penyadaran kepada kaum milenial dalam berlalu lintas kita dukung penuh. Kita tahu remaja masih mendominasi pelanggaran juga kecelakaan di jalanan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, respons para remaja pun cukup tinggi dalam acara tersebut. Andriawan (17), warga Kepanjen, mengatakan bahwa acara-acara seperti ini sangat membantu dalam pemahaman dan kesadaran berlalu lintas."Bagus, ini bisa jadi tempat belajar bagi saya. Semoga bisa terus dilanjutkan. Acara begini saya pikir lebih bagus daripada sekadar omong-omong saja. Ada hiburannya dan tidak membuat bosan," ujarnya.

Dukungan bagi para pelajar atau generasi milenial dalam berlalu lintas menjadi bagian dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di Kabupaten Malang. Maka, berbagai cara yang disesuaikan dengan konsep kekinian generasi milenial pun bisa jadi ruang bagi Polres Malang dan OPD Kabupaten Malang untuk mencapai harapan besar tersebut.

Top