MALANGTIMES - Sabtu (9/3/2019) bakal menjadi hari yang tidak bisa dilupakan bagi, M Tohir warga Dusun Banjarsari Desa Bakalan Kecamatan Bululawang. Bagaimana tidak, maksud hati Pria 50 tahun ini ingin bersujud di hadapan sang ilahi, namun justru menemukan mayat tergeletak di dalam musala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Malangtimes.com, saat itu Tohir hendak menunaikan ibadah salat dluhur di salah satu musala. Tepatnya sekitar pukul 13.10 waktu setempat, saksi bergegas pergi ke musala yang berlokasi di Dusun Maqbul Desa Kuwolu Kecamatan Bululawang. “Ketika membuka pintu saya melihat dia (korban) tergeletak di dalam musala,” kata Tohir saat dimintai keterangan polisi.

Semula saksi sempat menduga jika pria misterius tersebut sedang tidur. Hingga akhirnya pria yang kini berusia setengah abad ini, memutuskan untuk tetap menunaikan salat. Usai menjalankan ibadah, Tohir mulai merasa curiga jika korban tidak sedang tertidur. Dia akhirnya memberanikan diri untuk memanggilnya, dengan niatan untuk membangunkannya.

Benar saja, korban saat itu tidak membalas sapaan tersebut. Ketika didekati, tubuh pria yang hingga kini masih belum diketahui secara pasti identitasnya ini, ternyata sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Kejadian ini seketika dilaporkan oleh saksi ke perangkat desa setempat, dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. Mendapatkan laporan, beberapa personel gabungan dari Polsek Bululawang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, dan tim medis diterjunkan kelokasi kejadian. “Saat ini mayat sudah dievakuasi ke RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar) Malang, guna kepentingan penyidikan pihak kepolisian,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Berdasarkan keterangan tim medis yang dihimpun polisi, menyatakan jika tidak ada luka bekas penganiayaan di tubuh korban. Hingga saat ini, penyebab pasti kematian pria misterius tersebut masih belum diketahui secara pasti. “Dugaan sementara korban meninggal karena sakit, sebab kami tidak menemukan adanya bekas tanda kekerasan ditubuh korban,” terang Kanit Reskrim Polsek Bululawang Iptu Ronny Margas.

Mantan Kanit Reskrim Polsek Pakis ini menambahkan, semenjak awal ditemukan hingga saat ini, petugas tidak menemukan kartu identitas di pakaian yang dikenakan pria misterius tersebut. Bahkan warga setempat juga tidak ada yang mengenal jasad pria yang sementara ini masih berstatus Mr. X.

Hingga berita ini ditulis, anggota korps berseragam coklat ini, masih terus menggali keterangan dari beberapa saksi guna mengungkap identitas korban. Selain itu, polisi juga masih dikerahkan di lapangan untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), serta proses identifikasi.

"Berdasarkan hasil identifikasi yang dilakukan Tim Forensik Polres Malang, disinyalir korban merupakan warga Kecamatan Dampit. Saat ini kami masih berupaya menghubungi keluarga korban guna memastikannya,” ujar Ronny.