Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro (foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kasat Lantas Polres Malang Kota AKP Ari Galang Saputro (foto: Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Sering terjadinya kecelakan di kawasan Jalan Kolonel Sugiono, Sukun, Kota Malang, hingga menjadi kawasan black spot, membuat Polres Malang Kota ikut mengusulkan perluasan jalan di kawasan tersebut.

Kasat Lantas Polres Malang Kota, AKP Ari Galang Saputro, hal tersebut telah diusulkan kepada pihak terkait seperti Dinas Pekerejaan Umum Provinsi Jatim.

"Sudah kita usulkan, karena di jalan tersebut memang rawan dan seringkali terjadi kecelakaan, banyak kendaraan. Tapi masih belum ada wacana untuk pelebaran jalan, sebab saat ini informasinya masih belum masuk draft pembangunan 2019, sehingga masih belum tau pelaksanaannya," jelas Kasatlantas Polres Malang Kota ini.

Lanjut, Galang, sapaan akrab dari Kasatlantas, untuk pelebaran jalan, saat ini dari Provinsi Jatim masih diutamakan pada jalan yang menuju wilayah kabupaten, seperti kawasan Kebonagung.

"Sehingga dari kejadain-kejadian itu, perlu adanya evaluasi seperti pelebaran jalan pada sisi kanan dan kiri. Tentu dengan begitu, lalu lintas bisa lancar. Kalau kita inginnya ya sepanjang Jalan Kolonel Sugiono dilebarkan," bebernya.

Namun dari informasi, pelebaran jalan yang diusulkan masih sepanjang 500 meter, dimana di tiap sisi dilebarkan 1 meter. Mulai dari kawasan SPBU di Jalan Kolonel Sugiono sampai kawasan Pasar Gadang Lama. Sebab di situ, jalur jalan memang menyempit, sehingga perlu dilebarkan.

Sementara itu, kasus kecelakaan yang terakhir terjadi di kawasan tersebut, adalah kecelakaan yang menewaskan seorang anggota polisi dari Polres Mojokerto (16/12/2019). Ia meninggal dunia di lokasi setelah terpleset mengerem mendadak saat akan menyalip kendaraan di depannya.

Saat itu, korban sedang bertugas melakukan pengawalan klub mobil yang sedang melakukan touring. Korban terbentur pada aspal dan membuatnya mengalami luka yang cukup parah sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir di lokasi.

End of content

No more pages to load