Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Setelah sempat molor beberapa saat, Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari akhirnya menemui titik terang. Bahkan rencananya, peraturan tersebut sudah rampung dan dijalankan pada akhir Maret 2019 ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Malang, Tomie Herawanto menyampaikan, sidang terakhir RPP KEK sudah dilakukan belum lama ini. Hasilnya, tak ada masalah dalam proses pembahasan tersebut.

"Dan Insyaallah tim dari pusat akan kembali cek lokasi sekali lagi. Kalau tidak Jumat ya Sabtu pekan ini, selanjutnya Senin finalisasi," kata Tomie pada MalangTIMES, Rabu (6/3/2019).

Dia menyampaikan jika RPP yang sudah sampai pada Presiden itu ditargetkan sudah ditandatangani Presiden Jokowi pada akhir Maret ini. Sehingga pengerjaan secara fisik maupun non fisik dapat segera dijalankan lebih cepat lagi.

Dia menjelaskan, pasca penandatanganan RPP, menurutnya pengerjaan fisik seperti penataan  kawasan pariwisata hingga teknologi informatika akan segera dilaksanakan. Sedangkan untuk penanganan non fisik berupa pola perizinan hingga jenis insentif yang bisa diterapkan di kawasan ekonomi khusus tersebut.

"Semua disesuaikan dengan rencana aksi dalam lampiran Peraturan Pemerintah (PP) tersebut," urainya.

Dia juga menyampaikan jika Pemerintah Kabupaten Malang sepenuhnya sudah siap dengan program KEK tersebut. Karena persiapan sudah dilakukan lebih dari dua tahun. Saat ini Pemerintah Kabupaten Malang masih menunggu proses regulasi dari pemerintah pusat.

"Kabupaten Malang sepenuhnya sudah siap, dan tinggal menunggu regulasi dari pemerintah pusat saja," pungkas Tomie. 

End of content

No more pages to load