Ilustrasi  Pendapa Agung Kabupaten Malang
Ilustrasi Pendapa Agung Kabupaten Malang

MALANGTIMES - Bagi masyarakat Kabupaten Malang, pendapa agung yang terletak di Kota Malang, tidak bisa tergantikan. Walaupun Pemerintah Kabupaten (pemkab) Malang telah membangun dan memfungsikan pendapa lainnya di Kepanjen.

Bahkan, sejak ibu kota Kabupaten Malang ditetapkan di Kepanjen dan perkantoran seluas 4,5 hektare (ha) yang menelan biaya Rp 46 miliar untuk pembangunannya, sejarah keberadaan pendapa agung tidak bisa tergantikan.

Kini, pendapa agung akan segera dikosongkan dari aktivitasnya yang sudah lengket dengan masyarakat. Pendapa Agung itu bakal disulap menjadi hotel mirip Ambarukmo Jogja. Hal itu sebagaimana yang kerap disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi.

Rencana yang digulirkan oleh Sanusi tersebut menemui banyak kontra. Apalagi alih fungsi bangunan bersejarah yang menandai adanya pemerintahan Kabupaten Malang ini lebih menjurus kepada komersialisasi. 

Lepas dari kepentingan untuk mendulang pendapatan asli daerah (PAD) atau lainnya. Pendapa agung adalah tempat dimana orang-orang hebat pernah berada. Begitulah tulis Shofie Syamsueni mengenang bangunan yang sejak zaman Bupati Malang pertama yaitu Raden Tumenggung Notohadingrat I (1819-1839) sampai Bupati ke-19 Rendra Kresna menempatinya. Menyusun dan menggerakkan roda pemerintahan yang telah melintasi zaman.

Kenangan sejarah tersebut yang sampai saat ini masih terasa kental dan bisa dikunjungi masyarakat setiap saat. Selain itu, kata Asri Ramasari, pendapa agung merupakan tempat berkumpulnya para pejabat dalam merumuskan kebijakan-kebijakan untuk menyejahterakan masyarakat.

"Sesuai dengan namanya, tempat ini biasa digunakan sebagai sarana berkumpul mengadakan kegiatan-kegiatan pemerintahan Kabupaten Malang. Pendopo Kabupaten Malang  mempunyai design interior dan eksterior yang sangat etnik, yaitu dengan menyuguhkan budaya jawa. Dapat dilihat dari ukiran di tiang utama pendopo. Pendopo Kabupaten Malang juga dilengkapi dengan proyektor. Suasana yang sangat kondusif ditunjang dengan banyaknya pepohonan yang rindang menambah kesejukan di area pendopo. Area parkir luas karena masih satu kompleks dengan beberapa dinas pemerintahan Kabupaten Malang. Jadi sarana penunjang lain seperti, musala, cafetaria, tempat fotokopi dan toilet juga ada. Pendopo Kabupaten Malang berlokasi di tengah Kota Malang, tepatnya di depan Alun-Alun Merdeka Kota Malang. Berdekatan dengan area Kayutangan dan Pasar Besar Kota Malang," tulisnya saat mengulas pendapa agung Kabupaten Malang.

Pendapa agung juga tidak berkesan eksklusif bagi masyarakat. Bahkan, sejarahnya, pendapa agung memang diperuntukkan bagi berbagai pertemuan. Bukan hanya para pejabat tapi juga dengan masyarakat. Akan berbanding terbalik, misalnya bila rencana Sanusi untuk menjadikan area tersebut sebagai perhotelan yang tentunya akan membatasi masyarakat. Walau nantinya akan diembel-embeli dengan adanya museum yang diproyeksikan sebagai wisata budaya dan sejarah. Masyarakat akan tetap terbatasi dikarenakan adanya tiket masuk, misalnya, selayaknya ruang-ruang wisata.

Wita Mannoradja, menyatakan, pendapa agung adalah tempat yang direkomendasikan untuk berbagai kegiatan bagi masyarakat. "Interior tradisional jawa di pendopo masih  kental dan rekomendasi banget untuk kegiatan gathreing tempatnya luas. Fasilitas umum juga tersedia dan memadai," tulisnya.

Berbagai tanggapan dan ulasan masyarakat Kabupaten Malang tersebut, bukan karena dipicu alasan klangenan saja. Tapi pendapa agung Kabupaten Malang telah menjadi bagian kebanggan dan identitas masyarakat Bumi Arema sampai saat ini. Seperti disuarakan oleh Muchlisin Sosiawan, "Pendopo Kabupaten Malang yang terletak di Jl Agus Salim No. 7 Kota Malang sudah lama menjadi simbol Pemerintah Kabupaten Malang di wilayah kota. Di balik kewibawaannya, gedung yang menjadi Kantor Bupati Malang ini ternyata salah satu bangunan peninggalan Belanda yang ada di Malang,".

Senada dengan Edi Santoso yang menyampaikan, dirinya sering ke Pendapa Agung Kabupaten Malang. "Saya sangat sering kesini Pendopo Kabupaten Malang Kebanggaan Kami," tulisnya.