Tim penggagas, Yasmin dan Alifia (Foto: istimewa)

Tim penggagas, Yasmin dan Alifia (Foto: istimewa)



MALANGTIMES - Anak-anak zaman sekarang sudah sangat akrab dan tak bisa dipisahkan dengan gadget. Banyak anak kini sangat terikat dengan alat canggih ini, sehingga kadang orang tua tidak berdaya untuk bisa memisahkan anak dengan gadgetnya.

Banyaknya dampak negatif gadget membuat banyak orang tua melarang anaknya menggunakan gadget. Padahal, tak jarang gadget juga dibutuhkan anak-anak. Mereka tidak hanya bermain saja, akan tetapi juga memanfaatkan gadget untuk keperluan sekolah.

Nah, agar gadget anak menjadi lebih berguna dan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk keperluan belajar anak-anak, mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Yasmin Zhafirah (Ilmu Komunikasi 2016) dan Alifia Nirmala Putri (Psikologi 2016) menggagas aplikasi belajar yang ditujukan untuk anak-anak usia Playgroup dan TK.

Atas gagasan inilah mereka meraih dua penghargaan yakni Gold Medal for Social and Quality of Life dan Special Award from World Women Inventors & Entrepreneur Association (WWIEA) di Thailand Inventors’ Day yang diselenggarakan pada (2/2-6/2/2019) di Bangkok International Trade and Exhibition Center (BITEC).

Kegiatan yang diadakan oleh National Research Council of Thailand ini diikuti oleh berbagai negara di dunia dengan tujuan untuk meningkatkan dan menciptakan kolaborasi antara negara Thailand dengan penemu dan organisasi Internasional.

Peserta dibebaskan memilih tema yang berkaitan dengan sosial, ekonomi, budaya, teknologi dan lainnya. Proses awal yang ditempuh oleh Yasmin dan Alifia ialah mengirimkan abstrak di bidang education, kemudian diseleksi dan melakukan presentasi.

“Jadi kemarin itu tim kita mengirimkan abstrak di bidang education dengan membuat gagasan tentang aplikasi belajar yang ditujukan untuk anak-anak usia Playgroup dan TK,” ujar Yasmin.

Alasan mereka mengangkat tema ini selain ingin memiliki pengalaman, juga terinspirasi dari kondisi sosial mereka yang memiliki adik di rumah.

“Selain untuk mencoba pengalaman baru, kita ikut kegiatan ini juga karena sama-sama punya adik di rumah. Ketimbang main gadget lebih baik kita buat aplikasi belajar untuk mereka,” ungkap Yasmin.

Aplikasi yang digagas oleh Yasmin dan Alifia ini diharapkan dapat menjadi media belajar yang menyenangkan untuk anak-anak. Beberapa fitur dalam aplikasi ini menggunakan basis scanner di antaranya, fitur Get Work dan fitur Fun Quiz. Fitur ini akan membantu pengguna untuk membaca, latihan mengingat kata dan benda melalui visual dan audio.

“Harapan ke depan tim kami agar aplikasi ini dapat launching di App-store,” imbuh Yasmin.

Menurutnya, ide aplikasi ini diperoleh dari sikap kritis akan hal-hal di lingkungan sekitar.

"Intinya, kita harus peduli dulu dengan sekitar, setelah itu baru lakukan aksi nyata. Jangan bosan untuk cari informasi, karena dari hal tersebut kita banyak mendapatkan ide-ide yang segar dan kreatif,” pungkasnya.

End of content

No more pages to load