Salah satu jalan berlubang ditutup dengan menggunakan pohon pisang di depan SMA Selamat Pagi, (Foto: Ist)

Salah satu jalan berlubang ditutup dengan menggunakan pohon pisang di depan SMA Selamat Pagi, (Foto: Ist)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Banyak masyarakat Kota Batu yang mengeluh dengan adanya kondisi jalan berlubang terutama di area permukiman. Untuk mengatasi hal itu Pemkot Batu lakukan sementara tutup lubang.

Seperti halnya di depan SMA Selamat Pagi, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, warga terpaksa memasang pohon pisang di tengah jalan. Agar pengendara tidak melintasi jalan tersebut. Ditanamnya pohon itu seringkali terjadi di Kota Batu. Tentunya agar pengendara lebih berhati-hati. 

“Sudah kita komunikasikan, karena selama bulan Febuari lalu banyak msyarakat yg mengeluh terutama wisatawan yang datang ke Kota Batu banyak jalan yg rusak,” kata Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.

Lubangnya jalan permukiman itu disebabkan tidak berfungsinya drainase ataupun tidak adanya saluran drainase. Sehingga air menggenang di jalan membuat kualitas jalan mengalami lubang. “Itu karena banyak drainase maupun aliran dari rumah masyarakat yang langsung menuju jalan-jalan itu. Sehingga berlubang,” imbuhnya. 

Ia menambahkan pengerjaan penutupan lubang dengan aspal itu akan dilaksanakan pada awal bulan Maret ini. “Di awal bulan depan segera dikerjakan, terutama diadakan tutup lubang dulu,” ujar politisi PDIP ini.

Sebelum jalan itu dilakukan pengaspalan hot mix atau penetrasi harus ada tutup lubang. Sehingga menggunakan dana yang ada untuk melakukan tutup lubang. “Segeralah sambil menunggu lelang. Jadi jalan-jalan yg berlubang segera ditutup, agar setelah lelang selesai siapa pemenangnya langsung bisa dikerjakan pengerjaan hot mix,” jelasnya. 

Memang saat musim hujan sering kali memang jalanan permukiman itu banyak berlubang. Banyak dari masyarakat terpaksa melakukan penutupan jalan berlubang menggunakan bata atau semen bekas untuk menghindari adanya kecelakaan. Dan tentunya untuk membuat pengendara menjadi lebih nyaman saat melintasi jalan tersebut. 
 

End of content

No more pages to load