Wali Kota Malang Sutiaji saat konferensi pers di The Nine Club & KTV Malang, Sabtu (2/3/2019).

Wali Kota Malang Sutiaji saat konferensi pers di The Nine Club & KTV Malang, Sabtu (2/3/2019).



MALANGTIMES - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BP2D) Kota Malang terus memunculkan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pajak. Untuk tahun anggaran 2019 ini, ada yang berbeda. Yakni BP2D menggandeng kalangan wartawan  untuk turut memunculkan jurus-jurus baru.

Pelibatan jurnalis ini dilakukan seiring meningkatnya target PAD Kota Malang dari sektor pajak, yakni sebesar Rp 420 miliar pada P-APBD 2018 dan diproyeksikan terus naik hingga lebih dari Rp 1 triliun pada tahun 2023 mendatang. Jadi, diperlukan upaya masif dari BP2D untuk merealisasikannya.

Sejalan dengan itu, tantangan yang dihadapi juga semakin tidak mudah. Berbagai langkah intensifikasi dan ekstensifikasi yang telah terkumpul menjadi 44 jurus inovasi harus terus ditingkatkan. Dalam hal ini upaya aktualisasi keilmuan dan kajian-kajian terkait diperlukan untuk menunjang tujuan tersebut. Salah satunya dapat digali melalui karya jurnalistik.

Kegiatan tersebut bertajuk Lomba Karya Jurnalistik. Sedangkan tema yang diambil adalah Inovasi-Inovasi dalam Peningkatan PAD dari Sektor Pajak. 

Kepala BP2D Kota Malang Ade Herawanto mengungkapkan bahwa lomba tersebut merupakan salah satu rangkaian perayaan HUT Ke-105 Kota Malang sekaligus memeriahkan Hari Pers Nasional 2019. "Kami berupaya meningkatkan partisipasi aktif wartawan dalam meningkatkan PAD dari sektor pajak. Nantinya karya-karya yang dihasilkan bisa sekaligus menggali inovasi dalam peningkatan PAD sektor pajak," tuturnya.

Ade menambahkan, lomba yang melibatkan seluruh wartawan lokal dan nasional dari media cetak, online, dan televisi itu juga untuk menyosialisasikan dan memublikasikan program-program dan inovasi pajak daerah. Selain itu, BP2D Kota Malang  melibatkan juri-juri profesional. Mulai dari elemen Ditjen Pajak Kemenkeu RI, tokoh media massa, serta pakar hukum tata negara dan kebijakan publik.

Adapun beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh peserta di antaranya orisinalitas ide, kesesuaian tema, kreativitas dan inovasi kelengkapan data, dan bahasa dalam tulisan. Waktu pelaksanaannya sendiri terbagi menjadi 4 tahap. Yakni  konferensi pers pada  2 Maret 2019, pengiriman karya mulai dari 3 Maret 2019 hingga 23 Maret 2019, tahap penjurian pada 24 Maret 2019 hingga 27 Maret 2019, dan tahap pengumuman pemenang pada 29 Maret 2019.

Dalam perlombaan ini, hadiah yang disediakan tak tanggung-tanggung. Yaitu 1 unit sepeda motor untuk juara umum. Namun masih banyak hadiah lain yang masih bisa dimenangkan oleh peserta. 

End of content

No more pages to load