Ilustrasi evakuasi mayat akibat kecelakaan maut, Kecamatan Lawang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

Ilustrasi evakuasi mayat akibat kecelakaan maut, Kecamatan Lawang (Foto : Dokumen MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Kecelakaan maut kembali terjadi. Setelah sebelumnya beberapa titik ruas jalan di Kabupaten Malang  terjadi kecelakaan, kali ini kecelakaan maut terjadi di akses jalan penghubung antara Malang - Surabaya. Tepatnya di Jalan Raya Dr Sutomo Kecamatan Lawang, Sabtu (2/3/2019) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda motor dan truk ini, terjadi sekitar pukul 00.10 waktu setempat. Tepatnya di kilometer 69-70. “Akibat insiden ini, satu orang mengalami luka parah dan berujung meninggal dunia,” kata Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

Diperoleh keterangan, kronologi bermula saat sepeda motor Honda Kharisma nopol N-5540-BE, yang dikendarai Heri Suryanto warga Jalan Mgr Sugiono Pranoto Kota Malang melaju dari arah utara dengan kecepatan sedang.

Setibanya di lokasi kejadian, truk tronton Mitsubishi Fighter nopol W-8029-D yang dikemudikan Satimin warga Desa Buker Kecamatan Jrengik Kabupaten Malang, menepikan kendaraannya di lajur sebelah kanan. “Dari keterangan pengemudi truk, pihaknya memarkir kendaraannya lantaran mengalami mogok,” sambung Agus kepada MalangTIMES.

Kepada polisi, pengemudi truk yang kini berusia 46 tahun itu, mengaku jika beberapa meter dari posisi truk yang terparkir karena mogok, sudah dipasang rambu darurat. Bahkan lampu hazard juga sudah dinyalakan. Namun korban yang diduga mengantuk dan kelelahan karena berkendara ini, tidak mengetahui keberadaan truk yang sedang menepi tersebut.

Jarak yang terlalu dekat, membuat Heri tak bisa menguasai laju sepeda motornya. Kecelakaan maut pun tak bisa dihindarkan. Kemudian terdengar suara braaaak, akibat benturan benda keras. Pria 39 tahun itu, terpental ke aspal jalan dan mengakibatkan luka parah di bagian kepala. “Akibat kecelakaan ini, korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian,” terang Agus.

Warga yang mengetahui kejadian ini, seketika berupaya menyelamatkan korban. Sedangkan beberapa di antaranya melaporkan ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, beberapa anggota korps berseragam coklat ini, diterjunkan ke lokasi kejadian. Selain mengevakuasi jenazah korban, polisi juga melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) serta menghimpun keterangan dari beberapa saksi. “Kami masih melakukan pendalaman. Truk dan sepeda motor yang mengalami rusak berat, juga sudah kami amankan sebagai barang bukti,” ujar Agus.

End of content

No more pages to load