Dari kanan, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Wiwik Nuryati saat memberikan bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu di Aula Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Jumat (1/3/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Dari kanan, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Wiwik Nuryati saat memberikan bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu di Aula Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Jumat (1/3/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Rona bahagia terpancar dari wajah masyarakat kurang mampu sejumlah 2.762 Kartu Keluarga (KK) di Kota Batu. Karena mereka menerima bantuan sosial pangan dari Pemkot Batu melalui Dinas Ketahan Pangan. Setiap bulannya mereka akan menerima sebanyak 10 kilogram beras.

Dari jumlah 2.762 KK itu berkurang ketimbang tahun 2018 lalu. Jumlah tahun lalu yakni 2.812 KK, dengan demikian ada pengurangan 50 KK.

Seperti halnya di Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji masyarakat kurang mampu yang mendapatkan ada 109 warga. Mereka masing-masing mendapatkan 10 kilogram beras diserahkan di Aula Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Jumat (1/3/2019). 

Setiap bulannya hingga akhir tahun 2019 mereka akan mendapatkan secara cuma-cuma alias tidak membayar. Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bantuan itu diberikan sebagai komitmen Pemkot Batu untuk peningkatan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga, dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat kurang mampu.

“Ini juga upaya sebagai akses dan kecukupan bagi warga kurang mampu. Dan untuk membantu mengurangi beban pengeluaran keluarga dalam memenuhi kebutuhan pangan pokok khususnya beras,” kata Dewanti. 

Menurutnya ke depan semoga jumlah penerima bantuan ini bisa berkurang. Jika berkurang, dengan demikian tentunya angka kemiskinan di Kota Batu akan berkurang.

“Semoga beras 10 kilogrm ini cukup sebulan. Semoga jumlah penerima ini semakin berkurang, ketika berkurang berarti kemiskinan di Kota Batu juga berkurang,” harapnya. 

Sementara itu Kepala Dinas Ketahanan Pangan Wiwik Nuryati menambahkan bantuan sosial pangan ini setiap tahunnya mengalami penurunan.

Tahun 2017 ada 3.100 KK yang menerima bantuan, sedangkan tahun 2018 ada 2.812 KK. Dengan demikian mengalami penurunan 188 KK. 

Lalu pada tahun 2019 mengalami penurunan jumlah KK lagi. "Pengurangan itu disebabkan beberapa faktor seperti meninggal dunia atau keluarga yang dulu tidak mampu sekarang jadi mampu," jelas Wiwik.

Sedang untuk penerima di tiga kecamatan yakni, Kecamatan Batu ada 1.106 KK, Kecamatan Bumiaji ada 963 KK, dan Kecamatan Junrejo ada 693 KK. 

Untuk penerima terbanyak di Kelurahan Sisir ada 196 KK. Dan terendah ada di Desa Sumbergondo ada 36 KK. 

End of content

No more pages to load