proses pemasangan aksesoris hiasan di fiberglass Nirwana Art

proses pemasangan aksesoris hiasan di fiberglass Nirwana Art



MALANGTIMES - Kota Malang, memang banyak dikenal dengan kota pendidikan dan memiliki potensi wisata yang tak ada habisnya. 

Namun, jika berada di Malang, ternyata masih banyak tempat yang bisa dikunjungi untuk berwisata. 

Bahkan kerajinan hasil buatan warga Kota Malang sudah tak bisa diragukan lagi, pasalnya produk buatannya sudah mendunia. 

Salah satunya kerajinan fiberglass milik Brahmantyo Hartomo yang sudah tak diragukan lagi kualitasnya.

Bram sendiri, merupakan seorang seniman patung berbahan resin yang kini menggeluti dunia wirausaha di Kota Malang. 

Sebelumnya, ia sempat jatuh bangun sebagai seniman patung. 

Hal tersebut ia ungkapkan karena seorang seniman patung harus lebih kreatif untuk berkarya, namun karyanya tidak bisa setiap hari diubah menjadi rupiah.

Bram begitu panggilannya, memulai usahanya sendiri di bidang kerajinan  fiberglass sejak tahun 2010. 

Di tempat usahanya Nirmana Art yang berada di sawojajar Gang 12, ia membuat berbagai macam model kerajinan yang terbuat dari fiberglass tersebut. 

Mulai dari hiasan ruangan, hiasan untuk acara pernikahan, hingga patung berukuran raksasa.

“Pernah bikin patung raksasa setinggi 13 meter, patung yesus yang saya kirim ke Papua “ ujar Bram kepada Malang Times.

Kemudian, bahkan ia juga pernah mengirim hasil produksi tempat usahanya hingga keluar negeri. 

Ia sudah mengirim kerajinannya tersebut berupa patung berjenis eropa klasik, berjenis arca berupa miniatur candi dan patung portrait hingga ke benua Asia dan Australia.

“Pernah ada permintaan dari luar negeri seperti Malaysia, Australia dan Thailand. Bahkan banyak turis yang datang kemudian membeli dan dibawa pulang ke negara asalnya” ujar Bram

Untuk hasil kerajinan fiber yang Bram buat, ia hargai antara Rp 30 ribu untuk paling murah hingga Rp 1 Miliar untuk harga termahal yang pernah ia buat, yaitu patung yesus raksasa setinggi 12 meter yang sekarang berada di Papua tersebut. 

Untuk bahan yang ia gunakan, kebanyakan ia dapatkan langsung dari kota Surabaya dan Malang Raya.

“Banyak dinas pemerintahan yang menggunakan kerajinan fiberglass buatan sini, seperti Malang, Blitar, Probolinggo bahkan pemerintahan diluar jawa seperti Kalimantan dan NTT” Pungkas Bram.

Ia juga menuturkan bahwa patung ikon singa yang berada di kampung Biru Kota Malang adalah hasil buatan dari tempat usahanya tersebut. 

Di Indonesia sendiri, kerajinan fiberglass milik bra mini kebanyakan dijual di kota – kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo dan Surabaya serta di Kalimantan dan Makassar.

End of content

No more pages to load