Mail korban yang terperosok  ke dasar tebing sungai Metro saat dievakuasi petugas gabungan, Kecamatan Pakisaji (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)

Mail korban yang terperosok ke dasar tebing sungai Metro saat dievakuasi petugas gabungan, Kecamatan Pakisaji (Foto : PMI Kabupaten Malang for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Warga di sekitar kawasan Sungai Metro, Desa Karangpandan Kecamatan Pakisaji dibuat gempar. Bagaimana tidak, Kamis (28/2/2019) pagi, warga menemukan seorang pria tergeletak tidak berdaya di dasar tebing sungai metro.

Diperoleh keterangan, korban yang terjatuh ke dasar tebing diketahui bernama Mail, warga Desa Watu Tumpeng Kecamatan Ngajum. Kejadian ini diketahui pertama kali oleh salah satu warga yang hendak memancing di sekitar lokasi kejadian. Tepatnya sekitar pukul 08.30 waktu setempat.

Peristiwa ini kemudian dilaporkan saksi ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. Mendapat laporan, beberapa tim gabungan dari TNI, Pemuda Pancasila, serta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. 

“Korban terjatuh dari ketinggian tebing sekitar 12 meter dengan kemiringan 90 derajat. Jadi proses evakuasinya susah untuk dijangkau petugas,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Mudji Utomo.

Sementara itu, Kasubsi Pelayanan dan Sosial Masyarakat PMI Kabupaten Malang, Puji Handoyo, yang kala itu terjun ke titik evakuasi. Menuturkan jika korban baru bisa diselamatkam setelah beberapa jam paska ditemukan tergelatak didasar tebing.

“Jarak dari pemukiman warga dengan lokasi terjatuhnya korban sekitar 2 kilometer. Korban harus ditandu dan diangkat menyusuri tebing dan pinggiran sungai secara estafet,” kata Handoyo kepada MalangTIMES.

Handoyo menambahkan, saat itu korban yang mengenakan pakaian batik dan celana kain ini, nampak lemas. Kemungkinan korban dehidrasi dan kesakitan karena sudah terlalu lama didasar tebing. “Korban mengalami patah kaki di bagian paha sebelah kiri. Selain itu kedua lututnya juga lecet-lecet,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pria 57 tahun ini bisa terjatuh ke dasar tebing masih misteri. Sebab saat itu korban diketahui menuju lokasi tanpa mengendarai kendaraan. Artinya, korban terjatuh karena kecelakaan saat berkendara juga sangat kecil kemungkinannya.

“Di sekitar lokasi terjatuhnya korban bukanlah jalan umum yang bisa dilalui dengan kendaraan. Bahkan untuk sampai kesana harus berjalan kaki melewati sawah dan ladang yang dipenuhi semak belukar,” ujar Handoyo.

End of content

No more pages to load