The Kalindra (ist)

The Kalindra (ist)



MALANGTIMES - Masuk ke Kota Malang melalui exit tol Malang-Pandaan, bangunan megah dan tinggi pertama yang terlihat adalah The Kalindra. 

Apartemen The Kalindra terletak di tengah pusat pemukiman menengah ke atas, tepatnya di Jalan Jendral Ahmad Yani Utara No 10 Kota Malang. 

Lokasi The Kalindra memang berdekatan dengan exit tol Malang-Pandaan, hanya butuh waktu sekitar 2 menit saja perjalanan memakai kendaraan bermotor.

"Orang dari luar kota begitu bangunan tinggi pertama yang akan dilihat nantinya itu adalah Kalindra," ujar Eksekutif Manager Marketing, Ferdinando Redha Asmana saat ditemui di Savana Hotel.

Tidak hanya itu, The Kalindra juga memiliki akses yang mudah ke Bandara Abdulrahman Saleh, butuh waktu hanya sekitar 10 menit saja. 

Untuk menuju pusat kota, katakanlah alun-alun, maksimal perjalanan juga hanya sekitar 10 menit.

Selain itu, The Kalindra juga sangat strategis lantaran dekat dengan kampus-kampus, pusat perbelanjaan, pusat kuliner, dan Terminal Arjosari.

The Kalindra sendiri adalah suatu kawasan elit yang terdiri dari town house, apartemen, Aston City Hotel yang berdiri di atas lahan 3,5 hektar.

Saat ini, sudah ada 200 unit apartemen The Kalindra yang laku. Total unit yang akan dibangun sebanyak 668 unit.

Banyaknya unit yang terjual itu setelah calon pembeli mulai tahu keunggulan-keunggulan The Kalindra ini sejak sekitar 3 bulan lalu. 

Jadi, selama 3 bulan terakhir unit yang terjual sudah mencapai 200 unit.

"Orang-orang memang lihat konsepnya. Kemudian sewa jualnya yang pasti akan tinggi. Karena orang dari luar kota begitu masuk ke Malang, hotel yang akan ditemui itu pasti Aston atau pun apartemennya adalah Kalindra," tandasnya.

Jadi orang sudah tidak perlu lagi masuk kota dan merasakan sengsaranya kemacetan. Sehingga, bisa dibilang mengenai potensi untuk disewakan, apartemen The Kalindra adalah yang paling tinggi dibanding apartemen lainnya.

"Karena akses pertama yang dilihat adalah The Kalindra," imbuh Ferdinando.

Konsumen juga tidak perlu khawatir akan adanya sengketa. Sebab, The Kalindra telah menguasai 100 persen lahannya. 

Lahan dari pengembang sama sekali tak bermasalah. Jadi, ada jaminan keamanan berinvestasi untuk calon penghuni.

"Milik kita SHM (Sertifikat Hak Milik). Jadi tidak ada sengketa karena sudah kita bebaskan semua tahun 2008. Jadi sudah lama lahan itu kami siapkan," pungkas Ferdinando.

End of content

No more pages to load