Rokhimatun Nimah korban yang tertimpa pohon saat berkendara, ketika mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Wagir, Kabupaten Malang (Foto : Polsek Wagir for MalangTIMES)
Rokhimatun Nimah korban yang tertimpa pohon saat berkendara, ketika mendapatkan perawatan intensif di Puskesmas Wagir, Kabupaten Malang (Foto : Polsek Wagir for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Peristiwa ini sepertinya bisa menjadi peringatan bagi pengguna jalan. 

Jika kondisi hujan lebat dan disertai hembusan angin kencang, tidak ada salahnya jika berteduh dan beristirahat dari berkendara. 

Jika tidak, bukan tidak mungkin kejadian yang menimpa Rokhimatun Nimah, warga Desa Petung Sewu Kecamatan Wagir ini, bakal menimpa kita.

“Saat mengendarai sepeda motor, korban tertimpa pohon yang saat itu tumbang karena diterpa hujan deras dan angin kencang,” kata Kanit Reskrim Polsek Wagir, Aiptu Gatot, Rabu (27/2/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, kejadian nahas itu dialami korban pada Senin (26/2/2019) lalu. 

Saat itu, perempuan yang masih berstatus pelajar ini, melintas seputaran Jalan Raya Dalan Dowo Desa Sitirejo. Tepatnya sepulang sekolah sekitar pukul 15.45 waktu setempat.

Ketika itu korban melintas dari arah timur dengan kecepatan sedang. 

Sesampainya dilokasi kejadian, disaat bersamaan angin kencang menumbangkan pohon yang memiliki panjang sekitar 10 meter tersebut.

Korban yang tidak mengetahui jika ada pohon tumbang, seketika terjatuh setelah tertimpa pohon.

Paska kejadian, korban sempat tidak sadarkan diri. Warga yang mengetahui kejadian ini, bergegas menolong pelajar yang masih mengenakan seragam tersebut. 

Sedangkan sebagian warga lainnya, bergegas melaporkan insiden yang dialami perempuan 14 tahun itu ke perangkat desa dan Polsek Wagir.

“Korban langsung dilarikan ke Puskesmas Wagir untuk mendapatkan penanganan medis. Diketahui pada lengan dan siku sebelah kiri mengalami luka lecet,” sambung Gatot.

Informasi terkini, pelajar yang diketahui duduk di bangku kelas X SMA (Sekolah Menengah Atas) itu, sudah diperkenankan pulang. 

Meski kondisinya sudah berangsur membaik, namun sepeda motor vario nopol N-4609-IF yang dikendarai korban mengalami rusak berat.

Sementara ini, ditafsir kerugian akibat sepeda motor yang rusak mencapai Rp 300 ribu.

“Dari hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), korban hanya tertimpa reruntuhan ranting pohon. Sedangkan kondisinya saat ini sudah membaik dan diperkenankan pulang ke rumah. Hanya saja bagian depan sepeda motor yang dikendarai korban mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Gatot.