Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Tren kecantikan memang selalu menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial di berbagai penjuru dunia. Itu sebabnya, setiap negara memiliki ratu kecantikan masing-masing melalui sebuah ajang yang kemudian diperlombakan dalam skala internasional.

Tapi Anda wajib tahu bahwa tren kecantikan di dunia ini selalu berubah setiap masa. Sama halnya dengan mode dan fashion yang kita gunakan selama ini. Pasti akan melalui perubahan seiring perkembangan zaman.

Baca Juga : Ini Tiga Tahapan Daftar Kartu Prakerja dan 8 Pelatihan Gratis yang Didapatkan

Bukan hanya berkutik pada sebuah ajang kecantikan, tren kecantikan di dunia dari masa ke masa juga selalu menjadi identitas tersendiri bagi sebuah negara. Tren yang terus berkembang itu pun beberapa masih digunakan sampai sekarang. Tapi ada juga yang sudah ditinggalkan dan memiliki ciri yang beragam serta menggemaskan.

Dilansir dari channel youtube The Shiny Peanut, berikut ini deretan tren kecantikan di dunia yang sangat populer pada masa dulu.

1. Putri Berkumis, Persia
 


Seorang putri yang berasal dari Persia pada sekitar abad ke-13 ternyata memiliki ciri khas tersendiri. Mereka kebanyakan memiliki kumis yang itu juga menjadi lambang kecantikan. Pada masa itu mereka mengenakan rok tutu dan berkerudung panjang.

Gaya seperti itu dinilai sangat anggun. Bahkan putri kerajaan tersebut dinobatkan sebagai perempuan tercantik di kerajaan yang kemudian banyak menarik perhatian pria.

2. Menghitamkan Gigi, Jepang
 


Jepang memang menjadi salah satu negeri yang memiliki begitu banyak tradisi. Salah satunya adalah tradisi menghitamkan gigi menggunakan asam asetat beserta campurannya.

Tradisi ini populers di abad ke-8 hingga 12 M. Sebab, menghitamkan gigi banyak dipraktikkan oleh wanita kerajaan dan keluarga bangsawan. Ternyata, hitam pada gigi itu  menunjukkan kedewasaan seorang perempuan. Semakin hitam gigi, maka semakin dewasa perempuan itu.

Selain itu, tradisi yang sudah lama ditinggalkan ini dulu dipercaya mampu menjaga kualitas gigi tetap sehat dan menghindarkan dari segala jenis penyakit gigi. Salah satunya adalah gigi berlubang.

3. Kulit Putih Pucat, Eropa
 


Wanita pada masa  Romawi kuno dan Eropa pertengahan memiliki cara tersendiri untuk tampil cantik. Mereka menggunakan kain berbahan kulit dan sejenisnya untuk menutup kekurangan pada wajah mereka, seperti jerawat dan bekas cakaran menggunakan teknik khusus. Penggunaan kain berbahan dasar kulit itu pun juga menjadi salah satu cara agar kulit mereka tampak putih pucat.

Kulot putih pucat saat itu menjadi lambang kecantikan sekaligus lambang sosial. Yakni, perempuan tidak harus melakukan pekerjaan kasar yang akan membawa mereka keluar dan terkena sinar matahari.

4. Tradisi Cukur Alis
 


Tradisi yang juga masih banyak ditemukan hingga sekarang itu ternyata sudah ada sejak dulu. Tradisi ini bermula saat wanita di Eropa mengidap penyakit rihitis akibat kekurangan vitamin B yang membuat rambut mereka rontok. Salah seorang masyarakat hingga akhirnya membuat itu sebagai sebuah tren.

Bahkan, saat itu juga ada tradisi lain, yaitu menyambungkan alis. Namun alis yang tersambung itu hanya menunjukkan sosok wanita dari kalangan bangsawan yang cantik, cerdas, dan pandai.

5. Tato Mulut, Jepang
 

 
Keunikan lain dari tradisi kecantikan seorang wanita Jepang pada zaman dulu adalah mulut yang ditato. Selain mulut, bagian tubuh lain yang juga ditato adalah tangan, lengan dan alis. 

Tato pada tangan dan lengan ini dipercaya mampu menjadi salah satu tameng yang melindungi dari beragam jenis penyakit. Sementara tato di wajah menunjukkan tingkat feminisme dan kecantikan seorang wanita. Mentari wajah dilakukan saat seorang wanita masih berusia delapan tahun. Tato wajah terus dilakukan hingga mereka menikah, biasanya di usia 14 hingga 15 tahun.

Baca Juga : Bikin Adem, Azan Dikumandangkan Terbuka di Jerman untuk Pertama Kalinya, Bentuk Lawan Covid-19

Nah, itu dia sederet tren kecantikan di dunia. Menurut Anda bagaimana?