Foto ASN Kota Malang atas nama Endang Sri Sundari (berkaca mata) bersama Titiek Soeharto yang dinilai melanggar aturan netralitas ASN. (Foto: Istimewa)

Foto ASN Kota Malang atas nama Endang Sri Sundari (berkaca mata) bersama Titiek Soeharto yang dinilai melanggar aturan netralitas ASN. (Foto: Istimewa)



MALANGTIMES - Kasus dugaan pelanggaran aturan netralitas aparatur sipil negara (ASN) yang dilakukan pegawai Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Malang atas nama Endang Sri Sundari dipastikan berlanjut. 

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Malang menyatakan Endang bersalah atas tindakan Endang yang berfoto bersama Dewan Pembina Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. 

Pihak Bawaslu Kota Malang pun telah melayangkan surat rekomendasi ke Komisi ASN (KASN) di Jakarta. 

Koordinator Divisi Penindakan Bawaslu Kota Malang Hamdan Akbar Safara mengatakan, pihaknya telah melayangkan rekomendasi ke KASN di Jakarta dua minggu lalu. 

"Rekomendasi kami menyatakan ada pelanggaran netralitas, sanksinya yang berwenang di KASN. Dua minggu lalu sudah kami kirim ke KASN di Jakarta," ujarnya. 

Sebelumnya, Endang yang merupakan pengelola Pasar Oro-Oro Dowo, Kota Malang tertangkap foto bersama Titiek Soeharto yang tengah berkegiatan di pasar tersebut. 

Foto tersebut diduga mengarah kepada ketidaknetralan dan memuat dukungan kepada salah satu pasangan calon Presiden (capres) dan calon wakil Presiden (cawapres). 

Pasalnya, jemari Endang menunjukkan salah satu simbol dukungan pada pasangan calon nomor urut 02. 

Berdasarkan sidang klarifikasi yang dilakukan, lanjut Hamdan, Endang terbukti melanggar UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara terkait netralitas dan Perbawaslu nomor 6 terkait pengawasan netralitas ASN dan TNI/Polri.

"Juga UU nomor 7 tahun 2017 pasal 283 terkait netralitas ASN dan TNI/Polri," imbuhnya. 

Saat ini, pihaknya masih menunggu keputusan dari KASN. 

"Biasanya satu bulan baru keluar (keputusan). Soalnya mereka harus mengkaji dulu," kata dia.

Setelah ada keputusan dari KASN, lanjut dia, biasanya akan diturunkan ke Wali Kota untuk selanjutnya ditembuskan ke Bawaslu. 

"KASN biasanya langsung ditujukan ke Wali Kota jika sudah ada keputusan. Jadi sanksinya yang berwenang di KASN," terangnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Endang melakukan pelanggaran terkait salah satu fotonya bersama Titiek Soeharto, yang diketahui merupakan anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional pasangan Calon Presiden RI nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Di foto yang diambil di dalam Pasar Oro-oro Dowo itu, Endang yang mengenakan pakaian motif bunga-bunga terlihat menunjukkan gesture tangan yang sama dengan Titiek, yakni simbol dukungan terhadap Prabowo-Sandi.

End of content

No more pages to load