Parkir di kawasan trotoar Jl. Veteran, tepatnya depan Pujasera UB yang banyak diprotes pengguna jalan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)

Parkir di kawasan trotoar Jl. Veteran, tepatnya depan Pujasera UB yang banyak diprotes pengguna jalan (Pipit Anggraeni/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Akhir-akhir ini, warga dan pejalan kaki di kawasan Jl Veteran Kota Malang dibuat geram. 

Karena trotoar di kawasan pusat perbelanjaan dan pusat pendidikan di Kota Malang itu digunakan untuk parkir.

Diketahui, sebagian besar pengendara yang parkir di trotoar tersebut merupakan pengunjung Transmart yang memang tidak kebagian lahan.

Jumlah pengunjung yang membludak, membuat trotoar di Jl Veteran itu menjadi pilihan untuk memarkirkan kendaraan roda dua.

Keberatan  trotoar dijadikan tempat parkir, warga dan pengguna jalan pun berbondong-bondong melontarkan protesnya di media sosial. 

Sejak Minggu (24/2/2019) kemarin, warganet membuat cuitan di twitter sebagai bentuk protes.

"Jadi trotoar sekarang buat parkiran ya, parkiran paling mahal. Anggaran miliaran buat memfasilitasi pejalan kaki malah buat parkiran," protes Yuma di twitter.

"Gak habis pikir deh, sebenarnya trotoar itu diperbaiki untuk menyamankan pedestrian, apa buat menyamankan parkiran kendaraan ya, hehehe, mungkin mimin @infomalang bisa bantu jawab," timpal @naufal95.

"Pak @sutiaji1964 mohon penertiban pak. Kalau perlu setiap trotoar model penghalang buat motor-motor naik.. Kasian para pejalan kaki kalau jalan malah di bel-bel (diklakson; red) dari belakang biasanya..  Maturnuwun (Terima kasih; red)," tambah warganet yang lain.

Sementara itu, berdasarkan pantauan MalangTIMES pada Senin (25/2/2019) siang sekitar pukul 14.00 WIB, trotoar kawasan Jl Veteran, terutama di depan Pujasera UB terlihat padat. 

Sebanyak dua baris kendaraan terparkir di atas trotoar yang baru saja dibenahi tersebut.

"Ya lihat di sini ada parkiran, ya sudah saya belok ke sini saja," terang Asih, seorang pengendara roda dua yang hendak parkir dan jalan-jalan ke Transmart.

Selain itu, terlihat beberapa pejalan kaki tetap melintas di trotoar dengan arah yang berlawanan.

Mereka pun bergantian dan saling berhimpitan satu sama lain lantaran luasan trotoar terkepras dengan dua baris kendaraan.

Di sisi lain, seorang juru parkir terlihat sibuk menata sederet pengendara yang hendak menggunakan lahan parkir. 

Saat dimintai keterangan, dia enggan bercerita panjang. Dia hanya menyampaikan jika pengendara memilih parkir meski area di dalam Pujasera sudah penuh.

"Nggak tahu mbak, lha orang-orang sendiri yang mau," jawabnya.

Di sisi lain, petugas Dinas Perhubungan Kota Malang tampak mendatangi area trotoar yang digunakan parkir sekitar pukul 14.30 WIB. 

Mereka langsung mendatangi juru parkir dan menghalau beberapa pengendara yang mengantre untuk turut parkir di trotoar tersebut.

"Sudah sana, nggak boleh parkir di sini. Ini trotoar," jawab seorang petugas sembari mengarahkan pengendara untuk parkir di lokasi lain.

Sedangkan trotoar di Jl Veteran beberapa sisinya terlihat rusak. Karena ubin trotoar yang biasa dimanfaatkan pejalan kaki itu ambles.

Lantas bagaimana komentar Pemerintah Kota Malang dan pihak Transmart? Simak ulasan MalangTIMES berikutnya. 

End of content

No more pages to load