Ilustrasi perampasan hp (liputan6)
Ilustrasi perampasan hp (liputan6)

MALANGTIMES - Insiden perampasan ini bisa menjadi pelajaran untuk masyarakat agar lebih berhati-hati ketika duduk-duduk di kawasan Jalan Tugu, Klojen, Kota Malang. Tepatnya di depan Balai Kota Malang pada malam hari.

Sebab, jika tak waspada, bisa jadi masyarakat mengalami kejadian seperti yang dialami oleh Zakaria Ahmad (18), warga Dusun Krajan, RT 4 RW 1, Desa Rejosari, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Tak Mau Apes Seperti Warga Ini Saat Beli Tanah, Repotkan Diri untuk Cek Legalitas

Saat sedang bersantai duduk-duduk didepan Balai Kota Malang (21/2/2019) sekitar pukul 23.00 wib, korban bersama tiga orang temannya, didatangi oleh seorang pengendara sepeda motor yang mengenakan jaket ojek online.

Saat itu, oknum tersebut lantas marah-marah kepada korban dan temannya, serta menuduh jika salah satu dari mereka merupakan pemesan fiktif dari oknum ojol tersebut.

Pelaku kemudian lantas meminta hp korban dan tiga temannya untuk mengecek, apakah ada aplikasi ojol yang memesan jasa ojol pelaku. Setelah memeriksa, pelaku kemudian langsung memukul korban dan temannya tanpa alasan yang jelas.

Korban dan tiga temannya, saat itu tak berani melawan karena takut. Lantas, tak lama kemudian, datang lagi seorang ojol yang merupakan rekan pelaku. Dan di saat ojol teman pelaku datang, kemudian pelaku langsung  saja kabur membawa hp korban dan tiga pelaku.

Pelaku dengan cepat tancap gas bersama temanya, sehingga korban dan temannya tak sempat untuk mengejar pelaku. Pasca kejadian tersebut, korban lantas segera melapor ke Polres Malang Kota.

Baca Juga : Wabah Covid-19 Justru Dimanfaatkan Pelaku Kejahatan di Kota Malang untuk Curi Moge

Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni, membenarkan adanya laporan kejadian tersebut. Setelah kejadian, korban langsung melapor ke Polres Malang Kota.

"Laporannya sudah diterima sekitar pukul 23.30 wib, langsung setelah kejadian. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan petugas. Kami tetap menghimbau kepada masyarakat, agar lebih berhati-hati ketika keluar pada  malam hari. Hindari tempat-tempat sepi. Jika memang tidak terdapat kepentingan, hendaknya lebih baik berada diruang untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan," pungkasnya.