Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Dahlan Iskan bersama peserta senam di Balai Kota Among Tani. (Foto: ist)

Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Dahlan Iskan bersama peserta senam di Balai Kota Among Tani. (Foto: ist)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Ratusan masyarakat, Aparatur Sipil Negara (ASN) diajak asyik bersama Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko dan Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia Dahlan Iskan di Balai Kota Among Tani, Minggu (24/2/2019). Kali ini kunjungan itu mengenalkan Senam Dahlan Iskan Style.

Dahlan Iskan dengan semangatnya memberikan contoh atau menjadi instruktur Senam Dahlan Iskan Style. Dalam senam ini terdapat 101 lagu dengan gaya yang berbeda.

Senam diikuti oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu Zadiem Effesiensi, kepala Organisasi Perangkat Daerah, anggota dari club jantung sehat Malang Raya dan masyarakat Kota Batu.

Mereka senam dengan penuh riang gembira delama beberapa menit. Senam Dahlan Style itu pun mendapatkan pujian dari Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko.

“Pak Dhalan Iskan saat ini datang memperkenalkan senam Dhalan Iskan style yang luar biasa. Punya 101 lagu dengan gaya yang berbeda-beda dan pak Dahlan hafal, saya saja gak hafal,” kata Dewanti. 

Hal ini memintanya agar terus latihan terutama pemuda hingga lansia untuk menyadari pentingnya berolahraga. “Olahraga itu sangat penting untuk kesehatan agar badan sehat. Sehingga dengan hal menyenangkan senam seperti ini harus dilakukan,” imbuhnya. 

Sementara itu Dahlan Iskan menambahkan bahwa dirinya ingin di Kota Baru ada satu jalan yang trotoarnya bisa dimanfaatkan untuk kegiatan senam, juga untuk mencerminkan sebagai kota wisata. 

“Sebenarnya contoh satu sisi ciri kota wisata trotoar lebar-lebar. Kalau menuruti yang punya mobil gak akan pernah bisa baik. Kalau sekarang jalan dilebarkan, trotoar diperkecil itu tidak akan mengatasi masalah,” ujar Dahlan. 

Ia pun berharap sebagai tempat wisata seharusnya Kota Batu setidaknya satu contoh trotoar lebar agar terasa jika itu adalah kota wisata. “Ya ke depan setidaknya ada satu trotoar besar. Itu harapan saya,” harapnya. 

End of content

No more pages to load