Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

MALANGTIMES - Seorang perempuan bernama Sari Rizkianillah (41), warga Perum Bluru Blok I No 25, Bluru Kidul, Kabupaten Sidoarjo,  nekat datang ke Kabupaten Tulungagung. Maksud kedatangan Sari tak lain karena ingin menangkap basah suaminya sendiri yang diketahui bernama Bagus Gatot Nugroho (40) yang saat itu menginap dan membawa seorang perempuan (pelakor) bernama Yuana Resi Ardinasari (27), asal Jalan Arjuna Purwodadi RT 02 RW 04, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

"Seorang wanita yang berstatus istri sah datang ke polres untuk melaporkan suaminya dengan dugaan perzinahan," kata Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar melalui Kasubag Humas AKP Sumaji, Minggu (24/02) pagi.

Peristiwa itu, menurut Sumaji, terjadi pada hari Sabtu (23/02) sekitar pukul 07.00 WIB. Sedangkan laporan Sari ke polres dilakukan pukul 09.00 WIB.

Lebih jauh, dalam laporan yang disampaikan kepada polisi, Sari datang ke Hotel Istana yang berada di Jalan KH Agus Salim No 73-75 Tulungagung.

"Suaminya ini pamit ke istri untuk pergi  berangkat bekerja ke kantor Imigrasi Bandara Juanda Surabaya. Namun sampai dengan malam hari, si suami atau terlapor belum pulang ke rumah," ungkap Sumaji.

Karena merasa curiga, Sari cek posisi terlapor lewat aplikasi HP. Diketahui jika Gathot berada di wilayah Tulungagung.

"Akhirnya pada hari Jumat malam (22/02) pukul 23.50 WIB, pelapor  berangkat ke Tulungagung dan sampai di TKP pada Sabtu (23/02) sekitar pukul 02.30 WIB din ihari," terangnya.

Setelah melakukan pencarian melalui aplikasi dan menemukan posisi Gatot, selanjutnya sekitar pukul 07.00 WIB, Sari langsung mendatangi kamar nomor 507 Hotel Istana. 

"Pelapor memanggil- manggil suaminya, namun pintu tidak dibuka. Akhirnya pelapor menendang pintu kamar. Selang waktu beberapa menit, si terlapor membuka pintu kamar hotel dan diketahui di dalam kamar tersebut ada seorang wanita," papar Sumaji.

Karena Sari mengetahui ada wanita muda yang diketahui bernama Yuana, kemarahan semakin memuncak. Dalam situasi panas, Gatot berusaha mengamankan Sari dengan berteriak untuk menutup pintu kamar hotel dari dalam. 

"Setelah pintu tertutup, di luar kamar hotel terjadi cekcok mulut antara terlapor dengan istrinya. Namun setelah cekcok, suami Sari langsung melarikan diri dari Hotel Istana dengan mengendarai mobil," imbuh Sumaji.

Gatot diketahui meninggalkan hotel menggunakan kendaraan miliknya, yakni Honda CRV warna Hitam dengan nomor polisi L 1858 RA.
"Istrinya kemudian datang ke Mapolres Tulungagung guna melaporkan kejadian dugaan perzinahan yang dilakukan suaminya sendiri dengan orang ketiga. Proses ini masih penyidikan," kata Sumaji