Tiap Hari Turun, Sebulan Satgas Dinas PU Normalisasi 70 Lebih Saluran Air

Feb 23, 2019 18:49
Satgas DPUPR saat melakukan pembersihan Drainase di kawasan Suhat (DPUPR)
Satgas DPUPR saat melakukan pembersihan Drainase di kawasan Suhat (DPUPR)

MALANGTIMES - Satgas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Malang, seakan tak pernah lelah melakukan pembersihan saluran air atau drainase di Kota Malang. Hal itu dibuktikan dengan kegiatan dari Satgas yang setiap hari membersihkan saluran-saluran drainase sebagai antisipasi banjir di Kota Malang.

Dalam setiap bulannya, Satgas DPUPR tercatat membersihkan saluran drainase lebih dari 70 saluran, yang titik-titiknya tersebar di lima kecamatan di Kota Malang.

Baca Juga : Riset: Surabaya, Gresik, dan Malang Selatan Alami Perubahan Ketinggian Permukaan Tanah

Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Air (SDA) dan Drainase Ir. Bambang Nugroho menjelaskan, setiap hari SATGAS DPUPR Kota Malang menyisir titik-titik rawan banjir, dan menormalisasi lokasi yang menjadi langganan banjir, atau pengaduan dari warga.

"Per harinya ada dua hingga tiga selokan bersampah yang harus dikuras dan dibersihkan. Dan itu selalu rutin dilakukan Satgas DPUPR," jelas Banu sapaan akrab dari Kabid SDA dan Drainase itu.

“Dalam bulan Januari lalu saja ada kurang lebih 72 selokan yang disisir tim Satgas DPUPR Kota Malang,” tambah pria kelahiran Surabaya ini.

Lebih lanjut Bambang menjelaskan, meski cuaca Kota Malang yang saat ini tak menentu, normalisasi masih terus dilakukan oleh Satgas. Dan dari normalisasi tersebut, sejumlah sampah dari berbagai macam jenis, plastik, botol, kayu perabot, banyak ditemukan oleh Satgas DPUPR.

Baca Juga : Kompensasi kepada Petani Akibat Limbah Greenfields Tak Cair, DLH Minta Dinas Pertanian Turun Tangan

Dicontohkannya, seperti di kawasan Sukun, Jalan Raya Langsep,  Bakti Luhur Kelurahan Pisangcandi, di kedua tempat tersebut, berbagai jenis sampah kembali menjadi penyebab tersendatnya aliran air sehingga meluap saat hujan deras datang.

Selain itu, disana Satgas DPUPR Kota Malang juga mengeruk endapan lumpur yang membuat pendangkalan pada saluran air. "Normalisasi di Sukun hanyalah satu dari sekian banyak hasil panen berbagai macam jenis sampah di saluran air, normalisasi tersebut diupayakan untuk menanggulangi banjir dan genangan air yang mungkin terjadi di Kota Malang," pungkas Banu.

Topik
Berita MalangSatgas Dinas Pekerjaan UmumPenataan Ruang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru