Semua Sekolah di Malang Bakal Diawasi CCTV, Cegah Kasus Kekerasan Seksual pada Anak

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mengambil kebijakan khusus terkait adanya kasus dugaan pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan sekolah. Untuk itu, Pemkot berencana memasang Closed Circuit Television (CCTV) di semua sekolah. Sehingga, pengawasan proses belajar mengajar bisa dilakukan secara maksimal.

Kasus dugaan kekerasan seksual pada anak di salah satu sekolah dasar di Kota Malang sempat membuat orang tua khawatir. Sebab, tindakan asusila yang dilakukan oknum guru olahraga berinisial IM ini membuktikan bahwa pengawasan proses belajar mengajar di sekolah masih kurang. "Selama ini sudah ada beberapa sekolah yang sudah memasang CCTV. Kami berharap semua sekolah bisa dipasang CCTV," kata Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko. 

Menurutnya, setiap sekolah memiliki kemampuan yang berbeda untuk menyediakan CCTV. "Biaya CCTV memang saya kira setiap sekolah beda kemampuannya, saya kira bagus untuk bisa diusulkan dan dianggarkan untuk sekolah-sekolah yang rawan," tuturnya. 

Selain pemasangan CCTV, sambungnya, regulasi yang mengatur pengawasan juga perlu diusulkan dan dirumuskan oleh legislatif. "Saya kira ini adalah sebuah kejadian yang memprihatinkan dan memalukan. Legislatif perlu memberikan  dukungan melalui pembuatan regulasi," ujar pria yang kerap disapa Bung Edi ini.

Ia membantah tudingan bahwa pemerintah tidak tegas menangani kasus ini. "Saat ini pemerintah berupaya membangun kepercayaan masyarakat Kota Malang. Pengawalan proses kasus ini tidak hanya pemerintah saja, tetapi kami butuh bantuan dari semua pihak. Semua terlibat dalam proses pengawasan," pungkasnya.

Top