Screenshot Youtube
Screenshot Youtube

MALANGTIMES - Kehidupan di Bumi ini sangat bergantung kepada ketersediaan oksigen. Makhluk hidup di Bumi tak ada yang mampu bertahan jika tak ada oksigen. 

Lalu, bagaimana jika oksigen di Bumi  hilang dalam waktu lima detik saja? Apa yang akan terjadi?

Ternyata jika Bumi kehilangan oksigen meski dalam waktu lima menit saja, banyak bencana yang akan terjadi. Yuk langsung simak info berikut ini.

1. Manusia Akan Terbakar

Sinar matahari, utamanya saat pagi hari, menghasilkan sinar UV atau ultraviolet yang jika menyentuh permukaan kulit akan diubah oleh tubuh menjadi vitamin D. Vitamin D ini dibutuhkan untuk menjalankan fungsi metabolisme kalsium, imunitas tubuh, serta mentransmisi kerja otot dengan cara yang baik.

Itu hanya bisa kita rasakan manfaatnya karena lapisan ozon menjaring matahari. Jika lapisan ozon yang banyak mengandung oksigen itu tiba-tiba hilang walaupun cuma 5 detik saja, hal itu akan langsung membakar kulit bak roti panggang. Jika sudah seperti ini, mau memakai tabir surya jenis apa pun tidak bakal ada gunanya lagi.

2. Mendadak Tuli

Bila oksigen tiba-tiba hilang, dalam sekejap pula tekanan udara akan menurun sebanyak 21 persen. Dan itu akan menimbulkan perubahan tekanan udara terjadi dalam telinga kita.

 Jika hal itu terjadi telinga kita, maka pendengaran akan terganggu karena perubahan tekanan yang akan mengalami barotrauma atau masalah pendengaran akibat gagal menyamakan tekanan udara di dalam telinga.

Biasanya hal ini Anda  alami ketika sedang naik pesawat atau berada di dataran tinggi atau menyelam di lautan. Kalau benar-benar hilang 5 detik saja, maka akan mengalami barotrauma dalam tingkatan yang lebih besar. Dan bisa menyebabkan masalah pendengaran serius, bahkan bisa jadi kehilangan pendengaran.

3. Bangunan Beton Runtuh

Oksigen adalah komponen yang ternyata berperan sangat penting bagi struktur bangunan. Beton bisa berdiri tegak karena diikat oleh oksigen. Jika kita mau membuat bangunan, apakah itu rumah, gedung dan lain-lain, maka semen dan bata sesungguhnya direkatkan oleh O2.

Jadi, kalau tiba-tiba oksigen itu hilang lima detik saja, maka kepadatan bangunan akan menjadi rapuh dan efeknya itu bahkan bisa lebih daripada gempa bumi. Para ilmuwan memprediksi, kalau itu benar-benar terjadi, maka permukaan bumi akan rata karena bangunan runtuh sebelum kita mampu mencegah dan jalan juga akan longsor.

4. Pesawat dan Kendaraan Berhenti Mendadak

Jangan salah sangka dulu jika kendaraan berhenti mendadak jika oksigen  hilang dalam waktu lima detik. Hal itu bukan karena macet. Namun, mesin pembakaran internal mobil membutuhkan oksigen untuk proses pembakaran sehingga dapat bergerak.

Mesin ini sumber tenaganya berasal dari pengembangan gas-gas panas bertekanan tinggi hasil pembakaran, serta campuran bahan bakar gas. Bisa dibayangkan jika oksigen tiba-tiba hilang. Tidak hanya mobil. Pesawat atau helikopter ataupun pesawat jet yang tengah berjalan juga bisa-bisa terjatuh karena berhenti mendadak.

5. Air Menguap

Yang masih ingat pelajaran IPA waktu sekolah tentu tahu kan rumus kimia air itu apa. Artinya, satu molekul air rersusun dari 2 atom hidrogen dan terikat secara kovalen. Atom oksigen dalam elektronika jauh lebih kuat dibandingkan dengan atom hidrogen dalam struktur molekul air.

Lalu jika oksigen hilang, apa yang bakal terjadi pada air tersebut ? Hal yang terjadi adalah air kehilangan 33 persen oksigen. Sementara hidrogen sebagai unsur kimia paling ringan dalam tabel periodik menjadi tak terikat dan bebas.

Sehingga dengan mudahnya, air akan menguap ke troposfer secara perlahan-lahan dan berterbangan di angkasa. Kalau sudah begini, laut danau dan sungai bakau mengering. Bumi pun berpotensi menjadi  planet yang dipenuhi gurun dan butiran-butiran debu

6. Tanah Amblas

Seluruh makhluk hidup penghuni lapisan terluar dari kulit Bumi menempati bagian yang disebut kerak bumi. Bukan hanya makhluk hidup, tapi juga bangunan, jalan jembatan dan lain sebagainya berdiri kokoh di atas lapisan kerak Bumi.

Susunan Bumi memiliki ketebalan sampai 70 kilometer, tersusun oleh lapisan batuan dan berbagai unsur kimia seperti oksigen, natrium, kalium, aluminium magnesium, besi dan kalsium. Dan itu merupakan unsur kimia yang paling banyak membentuk kerak bumi.

Jadi, bayangkan sendiri kalau unsur oksigen yang paling dominan tersebut hilang. Sudah pasti hancur, baik itu tanah maupun berbagai hal lainnya.

7. Langit Siang Gelap Gulita

Kalian pernah berpikir mengapa langit berwarna biru saat siang hari? Ya unsur yang paling dominan adalah nitrogen. Pada saat cahaya matahari yang berwarna putih masuk atmosfer, cahayanya itu menunggu partikel gas dan debu di udara.

Cahaya yang mempunyai panjang gelombang pendek itu adalah biru atau ungu. Dan cahaya itu akan dibiaskan ke berbagai arah. Cahaya dengan panjang gelombang tinggi adalah merah dan kuning hanya sedikit yang bisa dibiaskan. Hal itu dikarenakan warna biru dan ungu ini menyebar ke segala arah.

Maka itulah langit  yang terlihat oleh kita berwarna biru. Kita lebih mudah menangkap warna biru dibandingkan warna ungu. Jika oksigen hilang dari bumi, maka langit akan berwarna abu-abu bahkan hingga berwarna hitam.

8. Logam Mentah Melebur Jadi Satu

Berbagai logam yang ada di bumi berasal dari kerak Bumi terdiri dari oksida-oksida. Hasil dari unsur-unsur yang dioksidasi oleh oksigen di udara, logam-logam tersebut mengandung lapisan oksidasi. Jadi, merupakan suatu senyawa kimia yang mengandung sekurang-kurangnya 1 atom oksigen dan 1 unsur lain.

Dalam rumus kimia elektronegativitasnya, oksigen membentuk ikatan kimia stabil dengan hampir semua unsur yang menghasilkan oksida yang berhubungan dengan logam. Jika oksigen hilang, apa yang akan terjadi pada logam-logam ini? Jawabannya logam-logam ini akan saling menyatu dalam sekejap mata tanpa berubah ke bentuk cair.

9. Sel Hidup Akan Meledak

Di dalam tubuh manusia dewasa dan makhluk hidup lainnya, terdapat sel-sel hidup yang 55 sampai 65 persen  berupa H2O atau air. Apa jadinya jika H2O itu tanpa O2 (oksigen)?

Dalam hal ini, artinya hidrogen kehilangan oksigen. Air tersebut akan menjadi gas hidrogen yang sifatnya itu bisa meledak. Itu artinya sel-sel di tubuh kita ini bisa dengan mudah meledak.

10. Kesulitan Bernapas

Ketika paru-paru kita tidak mendapatkan cukup pasokan oksigen, pasti kita akan merasakan sesak napas atau kesulitan bernapas. Hal itu mengakibatkan napas kita jadi cepat dan berbunyi ngik-ngik.

Ya kita pun akan terasa nyeri bila kekurangan oksigen. Hal itu menyebabkan sel jaringan dan organ dalam tubuh tidak berfungsi dengan baik serta bisa menyebabkan kerusakan, membuat otak tidak berfungsi dan beberapa organ yang mengandalkan kerja otak akan terganggu.