Salah satu lokasi kejadian pohon tumbang yang menimpa kendaraan warga di Kota Malang. (Foto: Istimewa)

Salah satu lokasi kejadian pohon tumbang yang menimpa kendaraan warga di Kota Malang. (Foto: Istimewa)



MALANGTIMES - Warga yang tinggal di Kota Malang terus diimbau untuk waspada bencana. Pasalnya, puncak musim penghujan masih berlangsung dan potensi cuaca ekstrem masih ada. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang mencatat, total ada 51 kejadian yang disebabkan hujan badai Selasa kemarin (19/2/2019) hingga pukul 22.00 WIB. Angka itu berdasarkan data Pusdalops BPBD Kota Malang.

Rinciannya yakni ada 22 titik pohon tumbang, 10 rumah rusak, 2 mobil dan 10 unit sepeda motor rusak tertimpa pohon tumbang, 3 warung rusak akibat angin kencang, serta 4 korban luka-luka. "Kalau yang detail belum dilihat, kami bersihkan dulu agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat," ujar Plt Kepala BPBD Kota Malang Handi Priyanto.

Asesmen atau penilaian sementara yang dilakukan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Malang, kerugian yang timbul mencapai sekitar Rp 210 juta. "Mudah-mudahan tidak bertambah. Laporan mungkin belum masuk semua. Sebelum melakukan asesmen terkait kerugian, kami fokus ke penanganan bencana," kata Handi. 

Untuk diketahui, 10 rumah rusak akibat hujan badai tersebut semuanya berada di wilayah Kelurahan Samaan, Kecamatan Klojen. Rinciannya yakni 4 rumah rusak berat pada bagian atap, 1 rumah rusak sedang, dan 5 rumah rusak ringan. "Untuk warga yang rumahnya terdampak sudah langsung diberi bantuan darurat ya. Ada paket sembako, selimut, family kit, juga terpal," terang Handi. 

Sementara di Jalan Veteran, tepatnya di parkiran sebelah Mal Malang Town Square (Matos), juga terdapat 1 warung rusak berat dan 2 warung rusak ringan. Kerusakan warung yang masing-masing berukuran 7,5 meter persegi itu akibat tertimpa pohon tumbang.

Pohon tumbang juga menimpa kendaraan milik warga, yakni 2 unit mobil dan 10 unit sepeda motor. "Ada 4 orang korban luka tertimpa pohon yang tumbang, 2 orang pengendara sepeda motor luka berat dan 2 penumpang mobil luka ringan. Mereka sudah mendapatkan penanganan dengan dirujuk ke rumah sakit terdekat," paparnya.

"Memang kemarin angin kencang sekali. Durasinya cukup lama," sambung Handi. 

Dia pun menyampaikan imbauan bagi seluruh warga Kota Malang. "Kan (kejadian kemarin) diawali hujan biasa, terus ada angin. Jadi, kalau lihat ada angin kencang, kami minta pengendara hati-hati. Jangan parkir di bawah pohon, lebih baik berteduh lebih dahulu," pungkasnya.

 

End of content

No more pages to load