MALANGTIMES - Leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia antara Arema FC melawan Persib Bandung nampaknya akan menjadi langkah baru panitia penyelenggara (panpel) Singo Edan untuk lebih baik dari sebelumnya. 

Karena beberapa peraturan sudah dikeluarkan demi kenyamanan pertandingan dan suporter yang menonton di Stadion Kanjuruhan.

Ada empat poin yang dikeluarkan panpel Arema FC agar pertandingan melawan Persib Bandung berjalan dengan baik. 

Hal itu disampaikan langsung oleh ketua panpel Singo Edan, Abdul Haris.

Poin Pertama: "Mulai lawan Persib panpel melarang pemasangan spanduk di semua pagar tribun. Sebab atas saran Aremania yang lain hal itu menghalangi penonton yang berada di tribun berdiri."

Poin Kedua: "Panpel bersama Kepolisian mengimbau kepada Aremania yang tidak memiliki tiket agar tidak masuk di area luar stadion. Panpel bekerja sama dengan Kepolisian akan melakukan penyisiran dan akan memulangkan suporter yang ditemukan tidak bertiket."

Poin Ketiga: "Para asongan (penjual makanan/minuman) wajib bertiket, ber-id card, berompi dan dilarang berjualan di area tribun penonton. Hanya diperbolehkan berjualan di area paling atas tribun dan batas tembok atas tribun berdiri."

Poin Keempat: "Jangan membeli tiket ke calo. Panpel dan kepolisian akan melakukan tindakan tegas terhadap praktik penjualan tiket oleh calo. Silahkan membeli tiket jauh-jauh hari melalui tiket box atau korwil yang resmi bekerjasama dengan panpel Arema FC."

Langkah tersebut diambil panpel Arema FC karena beberapa masukan dari Aremania. 

Selain itu penonton akan lebih nyaman saat menyaksikan timnya berlaga.

"Mulai lawan Persib Bandung, kami akan merapikan kembali dan menerapkan beberapa imbauan yang sekiranya bisa membuat kawan-kawan Aremania nyaman dalam menonton pertandingan. Semoga semua pihak bisa memahami dan melaksanakannya," ungkap Abdul Haris.