MALANGTIMES - Hujan badai yang terjadi di sebagian wilayah Kota Malang, siang ini (19/2/2019) terpantau menyebabkan bencana pohon tumbang di sejumlah titik. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menerjunkan setidaknya 20 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk melakukan penanganan di lokasi bencana. 

Berdasarkan pantauan MalangTIMES, hingga pukul 14.30 WIB terdata ada 16 titik kejadian pohon tumbang. Beberapa tempat kejadian bencana akibat hujan yang disertai angin kencang di antaranya di Jalan Bengawan Solo, Jalan Veteran, Jalan Kaca Piring, Jalan Surabaya, Jalan Bandung, Jalan Trunojoyo, Jalan dr Cipto, Jalan Anggur, Jalan Slamet Riadi, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Kahuripan, Jalan Bogor, Jalan Kartini, Jalan Gilimanuk, Jalan Kertanegara, dan Jalan Baluran. 

Sekretaris BPBD Kota Malang Tri Oky Rudianto menyampaikan, berdasarkan laporan TRC di lapangan, kejadian tersebut menyebabkan beberapa rumah warga di Kelurahan Samaan rusak. Selain itu, terdapat korban luka, yakni sepasang suami-istri pengendara motor yang tertimpa pohon tumbang di Jalan dr Cipto. 

Tak hanya itu. Sejumlah kerugian material juga terdata. Di antaranya dua unit mobil yang tertimpa pohon tumbang di Jalan Kartini dan Jalan Bandung. Beberapa motor dan warung pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Gajahmada juga mengalami kerusakan. 

"Untuk totalnya masih belum bisa kami sampaikan karena masih penanganan. Semua personel saat ini turun, sekitar 20 anggota TRC," kata  Oky. 

Dari laporan awal, kejadian bencana tidak melanda seluruh kawasan Kota Malang. "Memang ada beberapa kelurahan yang tidak hujan tadi, tapi personel kami terjunkan untuk mengawasi seluruh titik," terangnya.

 Pihak BPBD Kota Malang juga berkoordinasi dengan seluruh stakeholder terkait. Mulai dari Disperkim Kota Malang, Dinas PUPR Kota Malang, komunitas, serta relawan. 

Sementara itu, berdasarkan prakiraan cuaca yang diumumkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Malang, wilayah Malang Raya telah memasuki puncak musim penghujan.