Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang Tommy Anderson saat menjenguk anak penderita benjol besar di punggung. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang Tommy Anderson saat menjenguk anak penderita benjol besar di punggung. (Foto: Humas Pemkot Malang for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Respons cepat dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang atas aduan masyarakat terkait Rahma, anak berusia 10 tahun yang memiliki benjolan besar di punggung. Selama ini, bocah yang tinggal di RT 08/RW 09 Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, itu kesulitan mengakses layanan kesehatan karena tidak memiliki kartu BPJS Kesehatan. 

Berdasarkan informasi awal, selama 6 bulan terakhir, di punggung Rahma terdapat benjolan yang semakin membesar. Penyakit yang mengganggu tumbuh kembangnya itu juga membuat Rahma kesulitan beraktivitas normal. Bahkan, saat ini kondisi Rahma semakin menurun dan disertai batuk kronik dengan intensitas tinggi.

Selama ini, Rahma belum mendapatkan pengobatan secara medis karena terkendala oleh biaya serta tidak memiliki kartu BPJS. Pengobatan alternatif ditempuh orang tua Rahma untuk menyembuhkan anaknya. Namun, tak ada hasil yang didapatkan. Justru penyakit Rahma semakin parah.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko dan Komandan Kodim 0833 Kota Malang Letkol Tommy Anderson hari ini (18/2/2019) berkesempatan menjenguk Rahma dengan didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Asih Tri Rachmi beserta jajaran Puskesmas Kedungkandang.

Dalam kunjungan tersebut, Edi langsung menginstruksikan Dinkes Kota Malang untuk merujuk Rahma ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) saat itu juga. "Kami hadir di sini dalam rangka memberikan fasilitas kepada Rahma dan keluarganya agar segera mendapat pelayanan kesehatan demi kesembuhan Rahma," ujar Bung Edi, sapaan akrabnya.

Edi juga berharap agar Rahma segera sembuh dan dapat beraktivitas lagi, bersekolah dan bermain seperti sedia kala. "Pemerintah akan terus hadir di tengah-tengah masyarakat Kota Malang, khususnya yang tidak mampu. Agar mereka selalu mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang layak," tambah pria berkacamata itu.

Pada kesempatan tersebut, Edi juga menyempatkan untuk menjenguk Choirul Umam (15) yang rumahnya berdekatan dengan Rahma. Choirul Umam telah mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan yang terjadi beberapa waktu lalu. 

Bung Edi juga telah memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Malang untuk memberikan fasilitas kesehatan yang sama seperti Rahma kepada Choirul Umam. "Semua ini dilakukan agar anak-anak kita yang berasal dari keluarga yang tidak mampu tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik," tegasnya.

End of content

No more pages to load