Siswa SDN Bandulan 2 saat kampanye gemar makan sayur (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)
Siswa SDN Bandulan 2 saat kampanye gemar makan sayur (Foto: Imarotul Izzah/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya tumbuh sehat dan juga cerdas. Untuk itu, penting bagi Anda para orang tua untuk memelihara dan membantu meningkatkan kecerdasannya.

Di antaranya yakni dengan memberikan asupan gizi yang baik untuk anak. Salah satu jenis makanan yang sangat baik untuk kesehatan sekaligus kecerdasan anak adalah sayur.

Mengenai sayur, seluruh siswa siswi di SDN Bandulan 2 Kota Malang pagi tadi  (16/2) melakukan Kampanye Gemar Makan Sayur bertempat di halaman sekolah Jalan Raya Bandulan 198 Malang. Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko menyatakan bahwa sayuran itu penting. Sayangnya, saat ini banyak orang tua yang memilih makanan instan.

"Saya yakin ibu-ibu juga sudah tahu, sudah mengerti, sudah memahami bahwa sayur itu penting. Cuma ibu-ibu milih yang praktis. Yang paling praktis ada merek. Akhirnya dampaknya anak-anak kita kurang nutrisi," ujar Bung Edi.
 

Lebih lanjut Edi mengatakan bahwa praktis dan cepat memang penting. Namun, masa depan anak-anak jauh lebih penting.

"Pilih praktis tapi masa depan anaknya yang terkorbankan? Oleh karena itu saya mohon ibu-ibu perlu waktu sedikit perlu kesabaran sedikit untuk memberikan nutrisi-nutrisi terutama sayur," tandasnya.

Dalam sambutannya, Bung Edi juga sempat menyinggung mengenai pendidikan karakter yang kini sedang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Malang. Dikatakannya pendidikan di Kota Malang harus memberikan pendidikan karakter utamanya pada anak usia emas (1, 2, dan 3).

"Anak-anak harus dilatih bagaimana menjadi seorang pribadi yang mempunyai sikap jujur, mempunyai budi pekerti luhur, yang hormat menghormati, yang tidak bohong, yang mempunyai semangat tinggi, tidak males, tetapi juga mempunyai sifat tanah air, yang mempunyai jiwa nasionalisme, wawasan kebangsaan, dan lain sebagainya," paparnya.

"Jadi pendidikan karakter juga penting. intelektual yang didukung dengan kecerdasan daripada putra putri kita," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SDN Bandulan 2 Winarsih, S.Pd menegaskan bahwa kebiasaan makan sayur di sekolahnya harus terus berlanjut.

"Ini harus berlanjut. Sekali ini dicanangkan untuk selanjutnya makan sayur itu harus terus menerus ada. Walaupun anak itu sudah lulus dari sekolah ini ya tetap diharapkan suka sayur," pungkasnya.