Kondisi mobil yang sudah hangus terbakar. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kondisi mobil yang sudah hangus terbakar. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Kawasan Jalan  Raden Panji Suroso Kota Malang, tepatnya di samping Kantor Pelayanan Pajak Madya Malang atau  tepat di depan gapura perumahan Pondok Blimbing Indah Grup Araya, sore ini mendadak heboh. Sebab, sebuah mobil Espass bernopol N 1142 IC terbakar hebat (13/2/2019).

Bahkan saking besarnya api yang melahap mobil tersebut, sampai-sampai kendaraan itu hanya tersisa rangka mobil. "Kejadiannya sekitar pukul 15.40 WIB. Mobilnya dari timur. Saat itu saya dapat laporan dari orang. Pas saya lihat, ternyata sudah terbakar. Saya lihat pengemudinya juga sudah nggak ada dan apinya sudah cukup besar," jelas Yudiarno, satpam setempat.

Tiga mobil pemadam kebakaran (PMK) milik Pemkot Malang turun untuk memadamkan api yang telah berkobar hebat. Bahkan selain membakar mobil, api juga merembet membakar kabel-kabel jaringan internet yang berada di dekat lokasi kejadian.

"Mobil yang terbakar berjenis Espass bernopol N 1142 IC. Informasinya mobil mengangkut satu jeriken berisi bahan bakar minyak (BBM) sebanyak 25 liter," ungkap Anang Yuwono, salah satu petugas pemadam kebakaran.

 

Pemadaman api yang dilakukan petugas juga mengalami sedikit kesulitan. Sebab, akibat adanya BBM yang dimuat, meskipun  diguyur air dari mobil pemadam, tak membuat api lantas segera padam. Api justru semakin membesar manakala petugas mengeluarkan material-material dari dalam mobil.

" Memang ada sedikit kesulitan karena ada BBM yang tumpah sehingga api juga ikut membesar. Tadi dalam perjalanan ke sini juga memerlukan waktu sekitar 15 menit karena kondisi jalan memang dalam jam-jam sibuk. Untuk pemadaman membutuhkan waktu sekitar setengah jam," ungkapnya.

Sementara itu, lokasi sekitar mobil yang terbakar masih dipadati masyarakat yang merasa penasaran dengan apa yang terjadi. Hingga berita ini diturunkan, petugas PMK termasuk juga aparat kepolisian masih mencari pemilik mobil yang terbakar tersebut.

End of content

No more pages to load