Petugas beserta warga saat berupaya memadamkan api yang membakar rumah warga, Kecamatan Singosari (Foto : Camat Singosari for MalangTIMES)

Petugas beserta warga saat berupaya memadamkan api yang membakar rumah warga, Kecamatan Singosari (Foto : Camat Singosari for MalangTIMES)


Editor

A Yahya


MALANGTIMES - Keteledoran berbuah petaka. Kalimat ini pantas untuk menggambarkan kejadian yang dialami Firnanda, warga Dusun Kreweh, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari. Bagaimana tidak, maksud hati ingin membakar sampah, malah satu rumah turut hangus dilahab si jago merah, Senin (11/2/2019).

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, insiden nahas tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 waktu setempat. Sesaat sebelum kebakaran terjadi, diketahui Firnanda hendak membakar tumpukan sampah di depan rumahnya.

Tanpa berfikir panjang, pria 18 tahun itu membakar sampah di samping puluhan botol bahan bakar minyak (BBM). Benar saja, api pembakaran sampah yang mulai membesar, seketika menyambar botol berisi puluhan liter bensin yang berada disekitar lokasi kejadian.

Lantaran panik, pelajar itu sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Bukannya padam, api justru semakin cepat merembet. Hingga akhirnya saksi berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan tersebut, seketika berbondong-bondong menuju sumber suara, dan mendapati api sudah menyambar rumah. Kejadian itupun segera dilaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke Polsek Singosari.

Mendapat laporan, sejumlah  personel gabungan dari kepolisian, TNI, dan perangkat desa, bahu membahu menjinakan api dengan perlengkapan seadanya. “Api baru bisa dipadamkan sekitar 30 menit paska kebakaran terjadi,” kata Camat Singosari Eko Margianto, kepada MalangTIMES. 

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Singosari Iptu Supriyono menjelaskan, meski warga sempat mengeluarkan barang yang ada di dalam rumah, nyatanya api tetap menjalar cepat dan menghanguskan seisi rumah. “Tidak ada korban jiwa atas insiden ini,” terang Supriyono.

Pihaknya menambahkan, berdasarkan hasil olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), api cepat merambat karena menyambar puluhan liter botol bensin eceran, dan tabung gas LPG yang ada di dalam rumah.

Dari pendalaman petugas kepolisian, setidaknya ada 30 tabung LPG ukuran 3 kilogram, 30 botol berisi pertalite, satu timbangan, 20 galon air mineral, serta satu unit sepeda motor, milik Kasno (pemilik rumah) turut hangus. 

Beruntung, api tidak sempat merembet ke pemukiman warga, namun pria 58 tahun itu. Akibat kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta. “Di rumah korban memang ada toko sembako, akibat insiden ini diperkirakan kerugian mencapai lebih dari Rp 20 juta,” ujar Supriyono.

End of content

No more pages to load