Purnadi Kepala Bapenda Kabupaten Malang optimis melalui e-Panji bisa meraih target tahun 2019 (Bapenda for MalangTIMES)

Purnadi Kepala Bapenda Kabupaten Malang optimis melalui e-Panji bisa meraih target tahun 2019 (Bapenda for MalangTIMES)



MALANGTIMES - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Malang tancap gas di awal tahun 2019 ini. Badan yang dikomandani oleh Purnadi ini sedang bersiap meluncurkan sebuah aplikasi berbasis android yang disebutnya e-Panji atau elektronik pajak dan retribusi bagi masyarakat.

Peluncuran e-Panji yang direncanakan paling lambat bulan Maret 2019, dijadikan bagian strategi Bapenda Kabupaten Malang untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari pajak dan retribusi yang masih menjadi penyumbang terbesarnya.
Purnadi Kepala Bapenda Kabupaten Malang bahkan optimis dengan terobosan e-Panji, pihaknya mampu meraih target pajak dan retribusi yang meningkat sekitar 10 persen di tahun 2019.

"Insya Allah target tersebut tercapai di tahun ini. E-Panji akan menjadi bagian untuk mendongkrak target tersebut," kata mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Malang, Senin (11/02/2019).

Harapan besar terhadap e-Panji didasarkan dengan sifatnya yang sederhana secara aplikasi tapi mampu menjadi alat informasi bagi masyarakat. Kemudahan untuk menunaikan kewajiban sebagai subjek pajak adalah ciri dari e-Panji.

Ilustrasi yang disampaikan Purnadi adalah, semakin masyarakat dipermudah dalam proses pengurusan pajak, maka kemauan membayar kewajibannya akan naik dan tinggi.

"Kelemahan secara umum pembayaran pajak adalah proses lama dan ribet. Ini yang kita hilangkan melalui e-Panji. Nantinya dalam e-Panji ada tata cara pelaporan, pengurusan BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan),  pengurusan PBB (Pajak Bumi dan Bangunan),” terang Purnadi.

Disinggung target pajak dan retribusi tahun 2019 yang naik sekitar 10 persen, Purnadi menyampaikan pihaknya harus bisa mengumpulkan Rp 525 miliar. Dimana di tahun lalu Bapenda Kabupaten Malang membukukan angka Rp 475 miliar.

"Kita optimis tahun ini bisa kejar target. Tahun lalu kita juga bisa melampaui target pajak dan retribusi sebesar 50 miliar rupiah," pungkasnya.

End of content

No more pages to load