Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

Wali Kota Malang, Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).



MALANGTIMES - Terkait dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum guru SDN Kauman 3 terhadap siswanya, Wali Kota Malang Sutiaji melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan temui pihak sekolah, Senin (11/2/2019).

Pria berkacamata itu langsung mendatangi sekolah dan mencari tahu kebenaran dari kabar yang beredar. Hasilnya, dugaan tersebut saat ini masih terus didalami. Sutiaji pun menjamin keamanan dan kenyamaan sekolah agar wali murid dan siswa sekolah tidak takut.

"Bukti jika guru yang diduga melakukan pelecehan seperti video dan lain sebagainya katanya tidak ada. Tapi anak yang dimaksud saat ditanya mengatakan jika memang benar ada tindakan asusila terhadap dirinya," terang Sutiaji usai bertemu dengan pihak sekolah, termasuk oknum guru yang diduga melakukan pencabulan.

Lebih jauh suami Widayati Sutiaji ini menjelaskan jika pemerintah Kota Malang akan menjamin kegiatan belajar mengajar di SDN Kauman 3 tak terganggu. Termasuk kondisi dan psikologis masing-masing murid. Sehingga dia berharap orangtua tidak takut dan trauma. 

"Kami jamin dan kami pastikan jika sekolah berjalan seperti biasa," imbuhnya.

Dia pun menegaskan jika segala sesuatu yang sifatnya tak sesuai dengan aturan dan norma yang ada, secara otomatis akan ditindak keras. Ia meminta Dinas Pendidikan terus melakukan pengawalan terhadap kasus yang masih didalami oleh pihak berwajib itu.

"Pelaporan sebenarnya bukan bagian dari kami, tapi itu hak dari orangtua. Kami akan menjamin segala sesuatunya, termasuk sanksi atas tindakan yang tak pantas," papa Sutiaji.

Dia juga menyampaikan jika guru yang bersangkutan tersebut sedang dalam masa pembinaan. Belum diketahui jangka waktu pembinaan tersebut akan berlangsung berapa lama. Namun sesuai ketentuan, pembinaan harus dilakukan dan yang bersangkutan dalam masa proses pendalaman.

"Dan nantinya semua sekolah akan kami beri CCTV di setiap ruangan. Untuk mengawasi setiap kegiatan di sekolah, termasuk aktivitas anak-anak agar tidak melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," pungkasnya.

Sebelumnya, salah satu orangtua SDN Kauman 3 Kota Malang membuat laporan ke Polresta Malang. Dalam laporan diduga seorang oknum guru melakukan pencabulan terhadap siswanya sendiri. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman atas laporan yang dibuat. 

End of content

No more pages to load