Kondisi bangunan pabrik yang longsor dan menimpa dua rumah di Pisang Candi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

Kondisi bangunan pabrik yang longsor dan menimpa dua rumah di Pisang Candi. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Sebuah pabrik kerupuk yang berada di kawasan Jalan Pisang Candi Gang 10, RT 3 RW 3,  Kecamatan Sukun, Kota Malang, dini hari tadi sekitar pukul 03.00 WIB, mengalami longsor cukup parah hingga menimpa dua rumah di bawahnya.

Kejadian tersebut dipicu  fondasi dinding pabrik dalam kondisi retak. Akibatnya,  air hujan yang mengguyur seharian akhirnya masuk ke dalam fondasi yang retak tersebut.

Air yang terus masuk ke dalam retakan fondasi membuat tanah di  bangunan fondasi bawah yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan ketinggian sekitar 10 meter  longsor. Material longsoran dari bangunan pabrik tersebut angsung menimpa dua rumah dan sebagain longsoran lagi terus ke bawah mendekati pinggiran sungai.

Edy Suparman, pemilik pabrik, menjelaskan, dia mengetahui hal tersebut dari pegawainya. Pegawainya diberi tahu oleh tetangga belakang pabrik bahwa fondasi dalam keadaan retak.

"Memang saat itu sedang diperbaiki. Rencananya setelah hujan mau dicor. Dan yang sebagian sudah dicor. Cuma yang pas bagian longsor itu belum," ungkapnya (11/2/2019).

Setelah kejadian ini, pihaknya akan berencana untuk bermusyawarah dengan warga serta berencana untuk segera memperbaiki bangunan yang longsor tersebut. "Kalau di bawah itu tempat pegawai mandi, bukan tempat produksi," jelasnya.

Sementara itu, salah satu warga yang juga pegawai dari pabrik kerupuk, yakni Edi Suhendro, menjelaskan  bahwa saat itu pihaknya menerima laporan dari warga jika tembok fondasi mengalami retak. "Sebelumnya memang mau diperbaiki, tapi keduluan longsor pada bagian yang belum dicor," ungkapnya.

Beruntung, dalam kejadian tersebut, penghuni dua rumah yang tertimpa material longsoran bisa menyelamatkan diri terlebih dulu sebelum longsor terjadi.

"Untungnya penghuni rumah ini sudah curiga kalau akan longsor. Setelah itu, mereka ahkirnya melapor dan kemudian mengungsi. Dan pukul 03.00 WIB malam, akhirnya longsor terjadi. Suaranya keras sekali. Banyak warga yang mendengar," kata Edi.

Di sisi lain,  korban yang rumahnya tertimpa material masih belum bisa dimintai keterangan karena masih sibuk membersihkan material longsor yang sampai masuk ke dalam rumah bersama warga lain.

End of content

No more pages to load