Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batu saat memadamkan api di kios Gedung Kesenian Kota Batu, Minggu (10/2/219) pukul 23.00. (Foto: istimewa)

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Batu saat memadamkan api di kios Gedung Kesenian Kota Batu, Minggu (10/2/219) pukul 23.00. (Foto: istimewa)



MALANGTIMES - Tengah malam sekitar pukul 23.00 Minggu (10/2/2019), si jago merah beraksi melalap dua kios di Gedung Kesenian Mbatuaji, Desa Oro-Oro Ombo, Kecamatan Batu. Kebakaran itu dikarenakan korsleting listrik.

Api berhasil dipadamkan tim Dinas Penanggulangan Kebakaran Kota Batu yang turun ke lokasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Polsek Batu, Linmas Desa Oro-Oro Ombo, Tagana, Garda Relawan, serta warga setempat. Butuh waktu dua jam untuk memastikan api benar-benar padam. 

Dua kios yang terbakar itu berukuran 3 x 3 meter. Satu kios iberisi peralatan bengkel sepeda motor. Sedangkan satunya berisi peralatan musik dari bahan bambu.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Achmad Choirur Rochim mengatakan, peralatan di bengkel  habis terbakar dilalap si jago merah. Sementara  satu kios yang berisi alat musik hanya sebagian  yang terbakar. 

“Untuk yang perlengkapan bengkel, kerugian mencapai kurang lebih sekitar Rp 20 juta. Sedangkan untuk yang kios alat musik itu belum diketahui,” ungkap Rochim.

Untuk menghindari menjalarnya api, Dinas Penanggulangan Kebakaran  melakukan penyemprotan air. Total ada empat kios yang disemprot air. Dua lainnya adalah kantor kesekretariatan komunitas dewan kesenian dan galeri seni rupa. “Meskipun tidak ada api,  untuk proses pembasahan agar api tidak meluas,”jelasnya.

Menurut Rochim, saat kebakaran itu, Kota Batu baru saja dilanda hujan.  “Saat kebakaran itu, kondisi cuaca berawan,” kata dia.

End of content

No more pages to load