Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK SH MH (dua dari kanan) saat rilis operasi tumpas (8/12/2018). (Humas)

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK SH MH (dua dari kanan) saat rilis operasi tumpas (8/12/2018). (Humas)



MALANGTIMES - Polsekta Klojen menangkap Syaiful Arif (37), warga Jalan Parseh Jaya, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dalam Operasi Tumpas yang beberapa hari lalu usai. Bukan tanpa sebab polisi menangkap Syaiful.

Pelaku kedapatan memiliki delapan paket kecil barang haram berjenis sabu-sabu yang siap edar. Barang tersebut disembunyikan pelaku  di dalam dompet miliknya.

Penangkapan pelaku bermula dari informasi serta pengembangan dalam kasus-kasus sebelumnya bahwa Syaiful merupakan seorang pengedar. Namun, meskipun kedapatan barang bukti delapan paket sabu siap edar di tempat Syaiful, karena tak kedapatan bertransaksi, pelaku tetap saja menampik sebagai pengedar narkoba. Dia mengaku hanya sebagai pemakai.

"Untuk total barang bukti yang diamankan dari pelaku totalnya seberat 2,15 gram. Juga diamankan sebuah timbangan elektronik," ungkap Kapolsek Klojen Kompol Budi Harianto (10/2/2019).

Setelah itu, pelaku langsung diperiksa secara intensif untuk melakukan pengembangan terhadap pemasok barang kepada  Syaiful. Petugas juga tak lantas percaya jika pelaku bukanlah pengedar.

"Makanya kami masih terus mendalami. Namun dari temuan barang bukti delapan paket sabu dalam kemasan paket hemat istilahnya, tinbangan elektrik, dan satu bendel plastik klip, kuat dugaan pelaku memang merupakan seorang pengedar narkoba," terangnya.

Sampai saat ini (10/2/2019), Polsek Klojen masih terus melakukan pengembangan. Pelaku dikenakan 112 Ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman selama minimal empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara.

 

End of content

No more pages to load