Kondisi truk pasca kecelakaan maut yang merengut dua korban jiwa, Kecamatan Sumberpucung (Foto : Istimewa)

Kondisi truk pasca kecelakaan maut yang merengut dua korban jiwa, Kecamatan Sumberpucung (Foto : Istimewa)



MALANGTIMES - Aspal jalan yang dikenal “angker” kembali makan korban jiwa. Tepatnya di Jalan Raya Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, dua armada truk terlibat kecelakaan maut, Sabtu (9/2/2019) dini hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun MalangTIMES, adu banteng terjadi sekitar pukul 02.45 WIB waktu setempat. 

Kronologi bermula saat truk nopol AG-9362-UP, yang dikendarai M Nurlaili Mujib warga Desa Tumpukrenteng, Kecamatan Turen, melintas dari arah timur dengan kecepatan sedang.

Setibanya di kilometer 116-117 arah ke Blitar, kendaraan yang dikendarai pria 21 tahun itu, tiba-tiba berhaluan terlalu ke kanan. 

Disaat bersamaan, dari arah berlawanan melintas truk Fuso nopol E-9108-MB, yang dikemudikan Sari Sukoco warga Desa Sidorejo, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Jarak yang terlalu dekat, membuat kedua pengemudi tidak bisa mengendalikan laju kendaraan mereka. 

Braaakk, adu moncong kedua truk-pun tak bisa dihindarkan.

Akibatnya, pengemudi truk nopol AG-9362-UP (Nurlaili) dan seorang penumpangnya yang bernama Sofyan Rosadi (21), warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, mengalami benturan keras yang mengakibatkan luka parah dibagian kepala. 

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, namun keduanya dinyatakan meninggal dunia saat perjalanan ke RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kepanjen.

Selain itu, dua penumpang truk nopol AG-9362-UP lainnya, yakni Ahmad Mawardi (22) warga Desa Jeru, Kecamatan Turen, dan Yono Wibowo (32) warga Dusun Sendangbiru, Desa Tambakrejo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, juga mengalami luka di sekujur tubuhnya.

Hingga kini keduanya dikabarkan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kepanjen.

Sebab selain mengalami luka lecet, seorang penumpang yang bernama Yono juga mengalami patah tulang kaki kiri.

Kejadian serupa juga dialami pengemudi truk nopol E-9108-MB (Sukoco). Pria 32 tahun itu, juga menalami luka-luka di sekujur tubuhnya. 

Meski sempat dirawat di rumah sakit, korban dikabarkan sudah diperkenankan pulang dan menjalani rawat jalan.

Di sisi lain, warga sekitar yang mengetahui insiden kecelakaan maut tersebut, sempat berupaya menolong korban. 

Sedangkan beberapa di antaranya, juga melaporkan kejadian ini, ke pihak kepolisian.

Mendapat laporan, beberapa personel kepolisian dikerahkan ke lokasi kejadian. 

Setelah mengevakuasi korban kecelakaan, dengan mobil ambulan. 

Polisi juga terus mendalami kecelakaan maut, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia tersebut.

“Kasus ini masih kami dalami, selain melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kami juga menghimpun keterangan dari beberapa saksi mata,” kata Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto.

Mantan Kanitreskrim Polsek Wagir ini menambahkan, dari olah TKP dan keterangan yang dihimpun petugas, kejadian ini murni karena kecelakaan. 

“Dua kendaraan truk yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti,” pungkasnya.

End of content

No more pages to load