Pelaku yang sudah diamankan polisi (istimewa)

Pelaku yang sudah diamankan polisi (istimewa)



MALANGTIMES -  Faisal Haironi (23), seornag kuli bangunan warga Jalan KH Malik Dalam, Kelurahan Buring, Kecematan Sukun, Kota Malang, nampaknya bakal menyesali nasibnya. Sebab gegara memakai penambah stamina agar tambah fit dan enjoy saat bekerja, ia malah harus meringkuk di penjara.

Ya pantas saja, pasalnya, yang ia pakai untuk menambah stamina dan agar enjoy saat jadi kuli bangunan adalah narrkoba jenis Sabu-sabu. Akibatnya, Polisi Polsek Kedungkandang yang mengetahui hal itu, langsung saja mencokoknya.

Polisi mencokok pria yang tak tamat SD ini dikawasan rumahanya (7/2/2019) sekitar pukul 23.15 wib dan ditemukan barang bukti dua paket sabu seberat 0,5 gram.

Petugas bisa menangkap pelaku setelah sebelumnya, petugas mendapatkan infomasi adanya transaksi narkoba dikawasan Jalan KH Malik Dalam. Setelah itu, petugas langsung mendatangi TKP untuk melakukan penyelidikan.

Benar saja, dilokasi, petugas mendapati Faisol yang terlihat menunggu seseorang. Tak ingin buruannya kabur, polisi langsung saja membekuk pelaku. Polisi langsung mengelandang pelaku ke rumahnya.

Disana petugas melakukan penggeledahan dan menemukan sejumlah barang bukti lain, 4 korek gas , sedotan, alat hisap dan sebuah ponsel yang diduga digunakan pelaku untuk bertransaksi.

"Meski kedapatan bb 2 paket SS, pelaku mengaku bukan sebagai pengedar, namun hanya pengguna saja. Tapi kami tak lantas percaya begitu saja, kami masih terus melakukan pemeriksaan," jelas Kapolsek Kedungkandang, Kompol Suko Wahyudi (8/2/2019), ketika dihubungi.

Saat ini, petugas terus melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok barang haram tersebut kepada pelaku, yang saat ini mendekam di sel Polsek Kedungkandang.

"Pasal yang dikenakan pada pelaku, yakni Pasal 112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara," pungkasnya.

End of content

No more pages to load