MALANGTIMES - Sebelum agama Islam berkembang pesat seperti sekarang. Di awal masa lahirnya, Islam mengalami banyak tantangan. Bahkan, tidak jarang harus berujung pada peperangan dengan bangsa lain. 

Pada masa tersebut, mulai bermunculan para jendral yang memimpin peperangan. Dari sekian pemimpin perang hebat yang ada dalam sejarah Isla, berikut lima jendral perang tangguh dalam sejarah Islam berdasarkan YtCrash Islam, yang berhasil dirangkum MalangTIMES.

1 . Abu Ubaidah bin al-Jarrah

Abu Ubaidah bin al-Jarrah merupakan salah satu dari sahabat Nabi Muhammad SAW, yang memeluk agama Islam satu hari setelah Abu Bakar. Di masa itu, umat Islam dimusuhi oleh kaum Quraish. Beliau ikut perjalanan hijrah ke Habasyah kemudian ke Madinah.

Abu Ubaidah tidak pernah absen mengikuti peperangan dalam membela Islam, termasuk pertempuran besar pertama antara Muslim dengan Quraish di Mekah dalam Perang Badar.

Setelah melalui beberapa kali peperangan, dan saat Abu Bakar terpilih menjadi Khalifah. Abu Ubaidah menerima mandat menjadi panglima perang dan memimpin pasukan Muslim melawan pasukan Romawi.

2 . Khalid bin al-Walid

Khalid ibn al-Walid atau yang sering disebut dengan Khalid bin Walid ini, merupakan panglima perang pada masa pemerintahan Khulafaur Rasyidin. Keberanian dan kehebatannya saat ada di medan peperangan, membuatnya ditakuti oleh lawannya.

Belakangan diketahui, Khalid berasal dari kaum Quraish yang saat itu membenci Islam. Beliau bahkan memiliki peranan penting dalam Perang Uhud melawan pasukan muslim. Namun setelah beliau memeluk agama Islam, Khalid bin Walid kemudian dipercaya menjadi panglima perang Nabi Muhammad.

3 . Sa’ad bin Abi Waqqas

Sa’ad bin Abi Waqqas termasuk salah satu dari beberapa orang yang pertama menganut agama Islam. Saat itu beliau baru menginjak usia 17 tahun. Sa’ad juga menjadi salah satu sahabat penting nabi Muhammad.

Di masanya Sa’ad adalah seorang pemanah hebat dalam medan peperangan. Bahkan beliau juga pernah memimpin perang antara kaum muslimin dengan Persia Majusi.

Saat peperangan tersabut terjadi, jumlah pasukan muslimin hanya berjumlah 3000 orang. Sedangkan Persia membawa 100 ribu pasukan. Pada peperangan legendaris itu, kaum Muslimin mampu memenangkan perang Qadisiyah tersebut.

4 .Tariq bin Ziyad

Tariq bin Ziyad adalah seorang panglima Muslim yang memimpin pasukan Islam pada dinasti Umayah. Ketika itu terjadi, pasukan perang yang dipimpinnya mampu menaklukan pasukan Visigoth di Andalusia. Dimana pada peperangan akbar tersebut, umat Islam mampu memenangkan pertempuran.

Seperti jendral perang lainnya, Tariq sangat disegani karena keberanian dan juga sikap adil dan pemaaf. Berkat jasa dan perjuangannya, Islam kini menyebar luas ke berbagai belahan dunia.

5 . Muhammad Al-Fatih

Di masanya, Muhammad Al-Fatih dikenal dengan sebutan Mehmed II atau Mehmed sang penakluk. Ia menjadi sultan kerajaan Ottoman dalam waktu singkat pada Agustus 1444 – September 1446 dan kemudian pada Februari 1451 – Mei 1481.

Pada usia 21 tahun, Muhammad Al-Fatih sanggup menaklukan Konstantinopel, dan mengakhiri masa kejayaan kerajaan Bizantium. Bahkan beliau juga berhasil memperluas wilayahnya kekuasaannya hingga Anatolia dan Bosnia.