Sacha Stevenson dalam channel youtubenya (@youtube).
Sacha Stevenson dalam channel youtubenya (@youtube).

Siapa yang tidak kenal dengan Sacha Stevenson? Bule sekaligus Youtuber yang banyak dikenal oleh kaum milenial ini memang sering membuat ketawa. Terutama dengan sederet kontennya tentang belajar bahasa Indonesia dan bahasa Inggris yang tak jarang dikemas dengan nuansa kocak.

Dari sekian banyak video yang dia unggah ke channel Youtube-nya, perempuan berambut panjang ini selalu berhasil membuat warganet terhibur dan belajar bersama. Salah satunya adalah konten yang mengoreksi kemampuan berbahasa Inggris dari sederet tokoh kenamaan di Indonesia. Mulai dari lresiden hingga selebriti Indonesia.

Seperti yang diunggah pada 25 Oktober 2018 silam ini misalnya. Di mana Sacha mengunggah sebuah video berdurasi 11 menit 50 detik dan memperlihatkan penggunaan bahasa Inggris politisi Prabowo Subianto, selebriti Prilly Latuconsina, dan Cania Citta.

Dalam unggahan yang sudah ditonton sebanyak 292 ribu kali lebih itu, Sacha berpendapat jika kemampuan berbahasa Inggris Prabowo  cukup bagus. Dia pun mengagumi grammar yang digunakan calon presiden Indonesia tersebut.

Namun, menurut dia, pelafalan Prabowo masih kental dengan aksen Indonesia. Ada banyak penekanan kata yang dilakukan di awal ataupun akhir kalimat, dan itu tak sesuai dengan aksen bahasa Inggris sebenarnya. "Dia terbaik di antara politikus yang pernah saya bahas," kata Sacha dalam video yang ia unggah tersebut.

Bukan hanya Prabowo. Bule cantik ini sebelumnya juga sempat membahas tentang kemampuan berbahasa Inggris presiden Indonesia. Mulai dari Presiden Soekarno hingga Presiden Joko Widodo.

Hal itu ia bahas dalam video yang ia unggah pada 26 April 2018 lalu dengan judul 'Jokowi, Megawati, Soekarno, SBY, Habibie, Gus Dur - Seleb English'. Video tersebut saat ini sudah ditonton sebanyak lebih dari satu juta kali.

Tak jauh beda dengan video yang dibahas pertama di atas tadi, pada video berikutnya ini Sacha juga memperlihatkan kemampuan para presiden Indonesia saat berpidato dan wawancara menggunakan bahasa Inggris.

Sebagai orang yang sejak kecil menggunakan bahasa Inggris, Sacha memiliki pendapat yang beragam tentang para presiden Indonesia itu. Dimulai dari Presiden Soekarno. Dia menilai, kemampuan bahasa Inggris Soekarno lumayan bagus. Terutama dalam pengucapan yang cukup mudah dipahami oleh orang asing sekaligus. 

Hal itu berbanding terbalik dengan putrinya yang juga presiden kelima Indonesia Megawati Soekarnoputri. Sacha menilai kemampuan berbahasa Inggris Megawati masih belum terlalu bagus dan susah dipahami oleh orang asing. Pelafalannya kurang bagus dan tidak ada penekanan sebagaimana penggunaan bahasa Inggris pada umumnya.

Selanjutnya adalah kemampuan bahasa Inggris presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono ďDBY) yang ia nilai memiliki pelafalan yang kental dengan bahasa Indonesia, namun masih tetap mudah dimengerti.

Sementara pelafalan presiden ketiga dan keempat, yaitu B.J. Habibie dan Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gua Dur mendapat pujian dari bule cantik tersebut. Menurut dia, kemampuan dua presiden Indonesia ini sangat bagus dan dapat dipahami, dengan grammar yang bagus juga.

Sedangkan Presiden Joko Widodo ia nilai masih sangat membosankan ketika melafalkan beberapa kata bahasa Inggris. Namun lantaran menggunakan gayanya sendiri dan cenderung pelan dalam berkata-kata, hal itu dapat menjadi ciri khas tersendiri.

Nah, itu dia pendapat dari orang asing tentang kemampuan berbahasa Inggris tokoh kenamaan di Indonesia. Kalau menurut kalian bagaimana guys?