Poster kegiatan Istighotsah dan Deklarasi Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) yang akan berlangsung di Kota Malang. (Istimewa)
Poster kegiatan Istighotsah dan Deklarasi Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) yang akan berlangsung di Kota Malang. (Istimewa)

MALANGTIMES - Acara istighotsah dan deklarasi Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) akan ditutup di Kota Malang. Serangkaian kegiatan yang melibatkan santri dan kiai di seluruh Indonesia itu rencananya akan digelar di GOR Ken Arok, Minggu (10/2/2019) mendatang.

Ketua pelaksana Istighotsah dan deklarasi JKSN Malang Raya Abdul Qodir Hamid menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan rangkaian deklarasi JKSN yang melibatkan santri dan kiai kampung di seluruh penjuru Indonesia.

"Minggu besok merupakan rangkaian kegiatan yang terakhir dari deklarasi JKSN. Karena setelah itu,  Bu Khofifah Indar Parawansa sudah tidak berkenan melakukan kampanye karena  beliau akan resmi dilantik sebagai gubernur Jawa Timur," jelasnya saat dihubungi MalangTIMES, Senin (4/2/2019).

Qodir menjelaskan, kegiatan tersebut akan melibatkan sekitar enam ribu santri dari Malang Raya. Kemudian kurang lebih 100 kiai Malang Raya dan puluhan kiai dan tokoh pelopor JKSN. "Insya Allah Bu Khofifah hadir di acara deklarasi besok," ucapnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, kegiatan ini terbuka dan boleh diikuti oleh siapa pun. Syaratnya, peserta yang turut hadir dalam kegiatan mengenakan baju sopan berwarna putih dan tidak mengenakan atribut partai politik.

"Siapa pun boleh hadir asalkan tidak membawa atribut kampanye atau partai politik," kata Qodir

Menurut dia, poin-poin deklarasi tersebut adalah mengajak seluruh masyarakat menggunakan hak suaranya dalam Pemilu 2019. Termasuk ulama dan kiai yang tentunya memiliki hak politik sama seperti masyarakat dalam menentukan kebijakan Indonesia ke depan. "Kegiatan berlangsung dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 12.00 WIB," pungkasnya.