Pelaku yang ditangkap petugas san sudha diamankan di Polres Malang Kota (Polres Makota)
Pelaku yang ditangkap petugas san sudha diamankan di Polres Malang Kota (Polres Makota)

MALANGTIMES - Satreskoba Polres Malang Kota, kembali sukses membekuk jaringan pengedar narkoba yang tergolong kelas besar.

Penangkapan tersebut, merupakan pengembangan dari para konsumen barang haram yang terlebih dulu tertangkap.

Konsumen yang tertangkap tersebut yakni
Rachmad Hidayat alias Sapi (30) warga Jl Endah Manis Raya, Kelurahan Manisrejo, Kecamatan Taman, Kota Madiun dan Renal Eko Susanto (23) warga Jl S Supriadi, Gang X, Kecamatan Sukun, Kota Malang, serta Pentol Widianto alias Pentol (30) warga Jl S Supriadi Gang VI, Kelurahan Sukun, Kota Malang.

Ketiga pelaku tertangkap dengan 
barnag bukti seberat 13,35 gram Sapi, sabu seberat 8, 35 gram milik Renal dan sabu seberat 1,74 gram milik Pentol.

Setelah periksa oleh petugas mereka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang bernama Libi Afandi alias Jabrik (34) warga Jl Ranugrati, Sawojajar, Kedungkandang, yang kos di Jl Danau Bratan, Sawojajar.

Dari informasi para pembeli barang haram itu, petugas langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan terhadap Jabrik. 

Upaya petugas pun membuahkan hasil, dan berhasil menangkap Jabrik yang dikatakan memang merupakan bandar yang menjual barang-barang haram.

Dari tangan jabrik petugas mengamankan satu balok ganja yang diisolasi menggunakan lakban coklat 1 paket sabu-sabu berukuran besar dan 15 paket sabu-sabu berukuran kecil.

Tak hanya itu saja, petugas juga menemukan satu butir ekstasi, 10 butir ekstasi berbentuk Doraemon, 44 ekstasi warna hijau berlogo s dan tiga plastik yang masing-masing berisi 50 butir pil sert 26 butir ekstasi berlogi RJ.

"Ini masuk kategori pengedar yang cukup besar. Sebab barang bukti yang diamankan juga besar. Totalnya 120, 12 gram untuk sabu,  231 butir ekstasi dan ganja seberat 166,19 gram," jelas Kasat Reskoba Polrea Malang Kota, AKP Syamsul Hidayat (3/2/2019).

Sementara itu, sampai saat ini, pelaku masih diamankan di Polres Malang Kota guna menjalani pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut untuk menangkap pengedar lainnya yang memasok barang kepada Jabrik.

“Tersangka LA kami kenakan Pasal 114 ayat 2 dan atau Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 1 UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan atau Pasal 62 UU RI Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika. Pengembangan masih terus dilakukan, kami akan berantas habis,” pungkasnya.