Salah satu Festival Kampung Tani merupakan kegiatan yang masuk dalam kalender Event Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Salah satu Festival Kampung Tani merupakan kegiatan yang masuk dalam kalender Event Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Target Pemkot Batu awal tahun ini melaunching kalender event rupanya harus tertunda.

Bagaimana tidak, karena ada desa/kelurahan yang masih belum menyetorkan jadwal kegiatan yang bakal digelar. 

Totalnya akan ada 32 kegiatan dalam kalender event yang akan meramaikan Kota Batu. 

Kalender event ini merupakan jadwal pasti kegiatan-kegiatan festival yang ada di Kota Batu. 

“Kita menunda dulu karena agenda pastinya dari desa/kelurahan belum disetorkan kepada kami. Karena agenda pasti mereka seperti bersih desa dan festival itu,” ucap Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Imam Suryono.

Keterlambatan dirilisnya kalender event Kota Batu ini karena menunggu jadwal pasti dari desa/kelurahan untuk diserahkan kepada Pemkot Batu. 

Semakin cepat pemerintah desa memberikan jadwalnya tentunya kalender event segera bisa dilihat oleh umum. 

“Tapi ada beberapa yang sudah, dan sebagian belum. Semakin cepat malah bagus, supaya bisa kita perlihatkan masyarakat umum, yang belum ini agar segera mengumpulkan,” imbuhnya.

Meski demikian agenda pasti yang sudah ada itu seperti Batu Rally Festival pada 14 Februari, Plastic Free pada Maret. Lalu di bulan April ada Batu Smart Touris bulan April. 

Bulan Mei ada  Pameran Gebyar Wisata dan Budaya Nusantara. Di bulan Juni ada kegiatan  Koi Show Juni. 

Kemudian ada Among Tani Art Festival dan Kampung Tani Festival pada bulan Juli dan Festival Sumberbrantas pada Oktober.

Menurutnya kalender event itu dibutuhkan sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. 

“Kalender event sangat penting diinformasikan agar wisatawan mengetahui berbagai festival di Kota Batu. Dari situ, wisatawan akan berbondong-bondong datang melihat kegiatan menarik tersebut,” jelas pria yang juga Staf Ahli Pemkot Batu ini. 

Adanya kalender event itu agar memabantu juga pada masa tingkat kunjungan menurun pada bulan-bulan tertentu yakni  Februari, Maret, Mei, Juni, Oktober, dan November.