Petugas saat memusnahkan KTP-el di halaman Dispendukcapil Balai Kota Among Tani, Kamis (20/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Petugas saat memusnahkan KTP-el di halaman Dispendukcapil Balai Kota Among Tani, Kamis (20/12/2018). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



MALANGTIMES - Dinas Kependudukan Catatan dan Sipil (Dispendukcapil) Kota Batu kembali melakukan pemusnahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik rusak atau tidak berlaku di halaman Balai Kota Among Tani, Jumat (1/2/2019). Pemusnahan itu dilakukan menindaklanjuti setelah ditemukan penyalahgunaan KTP-El.

Diduga Penyalahgunaan KTP-El rusak itu digunakan untuk pengajuan kredit. Pemilik KTP itu diduga memanfaatkan KTP yang lama. 

Dalam kasus ini KTP-El itu memang terlihat sama, tetapi setelah dilakukan pengecekan dalam data base Dispendukcapil nomor kependudukannya ternyata tidak tertera.  

Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Kependudukan, Dispendukcapil Kota Batu, Khamim Utomo mengatakan, adanya pemusnahan dengan dibakar itu untuk menghindari penyalahgunaan seperti kejadian tersebut.

“Pemusnahan yang dilakukan dengan dibakar ini agar benar-benar aman dan hancur. Supaya tidak terjadi penyalahgunaan lagi,” kata Khamim.

Ia menambahkan penyalahgunaan KTP-El itu sudah bisa dilakukan dengan berbagai cara agar tampak seperti aslinya. Sehingga setiap terdapat KTP-El di Dispendukcapil segera dimusnahkan. “Setidaknya satu minggu dilakukan pemusnahan,” imbuhnya.

Sebelumnya untuk pertama kalinya Dispendukcapil Kota Batu pasa 20 Desember 2018 silam memusnahkan 18.592 KTP-El itu yang sudah tidak terpakai 8 tahun yang lalu.

Kemudian pemusnahan ke dua, tercatat  sejak awal bulan Januari tahun 2019 hingga 25 Januari 2019 ada 766 KTP-El yang dimusnahkan. Kemudian dilakukan pemusnahan pada 25 Januari 2019 lalu.

Sedangkan untuk yang 26 Januari 2019 hingga 1 Februari 2019 sejumlah 286 EKTP dimusnahkan pada hari ini, Jumat (1/2/2019).

Menurutnya jumlah setiap tahunnya semakin banyak yang tidak terpakai. KTP-El yang dimusnahkan itu mempunyai beberapa kriteria. Antara lain yang rusak, pindah tempat, ganti status, tidak terbaca, dan pemula.

 

End of content

No more pages to load