Wabup Malang Sanusi kembali menjanjikan masyarakat mendapat pelayanan terbaik dari jajarannya. (Nana)

Wabup Malang Sanusi kembali menjanjikan masyarakat mendapat pelayanan terbaik dari jajarannya. (Nana)



MALANGTIMES - Keluhan masyarakat terhadap pelayanan Pemkab Malang, khususnya mengenai perizinan, mendapat respons dari Wakil Bupati (Wabup) Malang Sanusi. Dia menyampaikan, apabila ada jajarannya yang mempersulit pelayanan kepada masyarakat, laporkan secara langsung.

"Laporkan kepada saya. Hape saya aktif 24 jam untuk itu. Saya buka pintu selebar-lebarnya untuk masyarakat," ujar Sanusi yang didorong Malang Corruption Watch (MCW) untuk memimpin Kabupaten Malang secara independen, kepada media.

Pernyataan Sanusi tersebut dilontarkan terkait proses perizinan industri kecil menengah (IKM). Dari data Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, sekitar 1.977 IKM masih belum memiliki izin dalam melaksanakan usahanya.

Cukup banyaknya perizinan yang belum dimiliki oleh IKM di Kabupaten Malang inilah yang membuat Sanusi memberikan jaminan. Yakni berupa kemudahan dalam pengurusan izin IKM yang dimungkinkan dirasa oleh para pelaku usaha rakyat ini berbelit-belit dan memakan waktu lama. 

"Silakan para pelaku IKM yang merasa kesulitan urus izin karena berbelit-belit lapor saya. Kalau lewat WA (WhatsApp), sertakan identitas jelas," ujarnya.

Sanusi pun melanjutkan, laporan via WA bisa ditindaklanjutinya. Selain identitas yang jelas, kasusnya  juga difoto. "Jadi, biar saya yang akan ajukan itu ke dinas. Insya Allah tidak akan lama. Hari itu juga bisa selesai dan diambil," ucapnya sambil menegaskan kembali bahwa hape-nya hidup 1 x 24 jam.

Selain menjanjikan proses cepat pengurusan izin, wabup Malang yang diusung PKB ini juga mengatakan seluruh proses tidak dipungut biaya alias gratis. Sehingga bila ada petugas yang bermain-main, dirinya akan melakukan tindakan tegas.

Persoalan lain terkait permodalan pun, Sanusi memberikan janji kepada seluruh pelaku IKM yang jumlahnya 23.701 unit di Kabupaten Malang. Pemkab  akan membantu membukakan pintu bagi IKM yang membutuhkan modal dengan platform anggaran antara Rp 25 juta sampai Rp 500 juta.

Untuk bantuan modal Rp 25 juta dari pihak perbankan di seluruh Kabupaten Malang, Sanusi mengatakan tanpa ada agunan dan bunga hanya 7 persen per tahun. Sedangkan bantuan modal sampai Rp 500 juta harus memakai jaminan.
"Saya sudah MoU dengan perbankan untuk bantuan modal ini," pungkas Sanusi.

End of content

No more pages to load