Kelabui Petugas, Pil Double L Diberi Label Vitamin B1

Jan 29, 2019 20:18
Mochamad Zeri (kiri) tersangka peredaran narkoba beserta barang bukti saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Wagir, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)
Mochamad Zeri (kiri) tersangka peredaran narkoba beserta barang bukti saat diamankan jajaran kepolisian Polsek Wagir, Kabupaten Malang (Foto : Dokumen MalangTIMES)

MALANGTIMES - Apa yang dilakukan Mochamad Zeri warga Jalan Gadang IX, Kelurahan Gadang, Kecamatan Sukun, Kota Malang ini, memang bikin geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, selain bekerja sebagai kurir narkotika, tersangka juga kedapatan sebagai pengguna sabu.

Seperti yang sudah diberitakan sebelumnya, Zeri diringkus polisi di rumah kontrakannya yang beralamat di Dusun Buwek, Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Minggu (27/1/2019) dini hari. Ketika diamankan, pria 32 tahun itu tertangkap tangan sedang mengemas pil double L.

Baca Juga : Didominasi Kasus Pencurian, Ratusan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Covid-19

Tidak main-main, petugas saat itu meringus tersangka beserta barang bukti sebanyak 58 ribu butir pil Double L. Berdasarkan pendalaman petugas, tersangka selama ini menjadi kurir narkotika, yang dikendalikan dari balik jeruji tahanan lapas Sidoarjo.

Hingga saat ini, korps berseragam coklat tersebut, masih melakukan pengembangan terkait siapa dalang yang selama ini berperan sebagai bandar. Disinyalir, pasokan narkotika yang diterima Zeri, dikendalikan oleh tahanan dari berbagai lapas yang ada di Jawa Timur.

Sementara itu, Kapolsek Wagir, AKP Mey Suryaningsih menuturkan, jika peredaran narkotika yang melibatkan seorang residivis dalam kasus serupa ini, terbilang sangat profesional.

Dikuatkan dengan keterangan Zeri, jika selama ini pihaknya mendapatkan pasokan barang, dengan sistim ranjau. Termasuk saat mengedarkannya. Sebelum memasarkan, tersangka juga mendesign pil setan tersebut, dengan sedemikian rupa. “Selain dibungkus menyerupai kemasan obat, pil double L yang diedarkan pelaku juga diberi label Vitamin B1 guna mengelabuhi polisi,” terang Mey, Selasa (29/1/2019).

Selain mengamankan 58 ribu butir pil koplo, polisi juga menyita empat poket sabu seberat 12,73 gram, serta tiga bungkus ganja kering seberat 9,77 gram. “Selain mendapatkan upah sejumlah uang saat menjadi kurir pil double L, tersangka juga mendapat imbalan sabu dan ganja. Dimana narkoba (sabu dan ganja) tersebut dikonsumsi sendiri oleh pelaku,” sambung Mey.

Baca Juga : Pasok Tiga Jenis Narkoba, Tersangka Dijerat Pasal Berlapis

Mey menegaskan, selain memburu keberadaan bandar. Polisi juga dikerahkan untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Malang, yang disinyalir dikendalikan dari balik jeruji tahanan yang ada di beberapa lapas seperti Surabaya, Mojokerto, Probolinggo, dan Sidoarjo.

“Akibat perbuatannya tersangka kami jerat pasal 111 ayat 1 dan 2, serta pasal 112 ayat 1 subsider pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutup May.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Pil double LKasus Narkobakriminal malangPolres Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru