Korban saat hendak dinaikkan ke atas dermaga untuk selanjutnya dibawa ke RSUD dr Iskak. (foto : Joko Pramono/Jatim Times)

Korban saat hendak dinaikkan ke atas dermaga untuk selanjutnya dibawa ke RSUD dr Iskak. (foto : Joko Pramono/Jatim Times)



MALANGTIMES - Penyelam dari Batalyon Intai Amfibi (Yon Taifib) Marinir Koarmatim TNI AL berhasil menemukan dan mengevakuasi mobil yang tercebur ke Kali Brantas beserta tiga penumpangnya, Senin (29/1/19) malam.


Mobil ditemukan pada radius 200 meter dari lokasi awal pertama  tercebur ke sungai sekitar pukul 22.15. Saat ditemukan, posisi kepala mobil berada di arah timur laut pada kedalaman 6-7 meter.


Sekitar sejam kemudian, tim Yon Taifib berhasil mengeluarkan korban pertama yang duduk di kursi tengah mobil. "Korban pertama berhasil kami evakuasi sekitar pukul 23.15," ujar dantim (komandan tim) pencarian mobil Brian Gautama.


Tak lama berselang, sekitar pukul 00.25, jenazah kedua berhasil dikeluarkan. Selanjutnya pada pukul 01.30, jenazah ketiga berhasil dievakuasi.


Dantim penyelam Yon Taifib dari marinir Lettu (Mar) Hairudin mengungkapkan kendala dalam evakuasi kali ini.  Menurut dia, selain arus deras, tim penyelam terkendala minimnya jarak pandang lantaran keruhnya air sungai. "Karena visibilitas 0, kami main perasaan (meraba-raba)," ujar Hairudin.

Sebanyak tujuh penyelam bergantian terjun ke air. Saat pertama ditemukan, titik keberadaan mobil ditandai dengan balon.

Tim sempat kesulitan untuk mengeluarkan jenazah kedua dan ketiga yang duduk di kursi belakang.  Pasalnya, selain posisi terjepit, tubuh jenazah kedua sudah membesar. Jenazah kedua bisa dikeluarkan melalui pintu tengah setelah tim melipat kursi tengah.

Sedangkan jenazah ketiga yang mempunyai tubuh paling bongsor harus dikeluarkan melalui pintu belakang.  "Jenazah ketiga yang mempunyai tubuh paling besar. Kami buka pintu belakang mobil," terang Hairudin.

Jenazah tiga korban itu dibawa ke RSUD dr Iskak. Rencananya hari ini, Selasa (29/1/19) akan dilakukan pengangkatan kendaraan  Avanza L 2147 BF.

Seperti diberitakan sebelumnya,  sebuah mobil Toyota Avanza  L 1147 BF warna silver terjatuh ke Sungai Brantas di penyeberangan Pema, Desa/Kecamatan Ngunut, Sabtu (26/1/2019) sekitar pukul 19.00 WIB. Sopir mobil, Waridi (56), warga Rungkut Lor, Gang 9 Nomor 5, berhasil menyelamatkan diri.

Sedangkan tiga penumpang ikut hilang bersama mobil. Mereka adalahi Fitri Nursyam (34), Siti Yuniati (32), dan Siti Alfiah (61).  


Dua penumpang lainnya juga selamat karena turun dari mobil saat tiba di dermaga penyeberangan. Keduanya adalah Sholikatin (56), istri Waridi, dan Imam Shodikin, warga Desa Bendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

 

End of content

No more pages to load