Pohon tumbang di Jl. Arjuno Kota Malang mengakibatkan tiang listrik turut roboh, Minggu (27/1/2019). (istimewa)

Pohon tumbang di Jl. Arjuno Kota Malang mengakibatkan tiang listrik turut roboh, Minggu (27/1/2019). (istimewa)



MALANGTIMES - Hujan disertai angin kencang sepertinya masih akan melanda Kota Malang dalam beberapa hari ke depan. Hari ini, Minggu (27/1/2019) Kota pendidikan ini kembali dilanda angin kencang yang kemudian disusul hujan dengan intensitas lumayan tinggi.

Akibatnya, pohon yang ada di kawasan Jl Arjuno Kota Malang tumbang pada sekitar pukul 11.00 WIB. Pohon dengan ukuran lumayan besar itu pun langsung dievakuasi oleh petugas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Tadi terdengar suara brak begitu. Setelah dilihat, ternyata memang pohonnya tumbang. Dan itu menimpa kabel listrik sehingga tiang juga ikut roboh dan kabelnya juga semrawut," terang salah seorang petugas keamanan di kawasan ruko Jl Arjuno, Agus, kepada wartawan.

Sebelumnya, melalui akun resmi twitternya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang menyampaikan jika Kota Malang pada Minggu (27/1/2019) hingga Senin (28/1/2019) besok waspada peningkatan angin, terutama sebelum hujan.

"#PrakiraanCuaca wilayah Kota Malang Minggu-Senin, 27-28 Januari mulai pukul 07.00 WIB sampai dengan 07.00 WIB. Waspada peningkatan angin, terutama sesaat sebelumnya terjadi hujan. Selalu ikuti perkembangan cuaca di sosial media kami," tulis akun @bpbdmalangkota, Minggu (27/1/2019) pagi.

Pohon tumbang sebelumnya juga terjadi di beberapa kawasan Kota Malang akibat angin kencang. Dampaknya, beberapa titik juga mengalami padam listrik karena pohon-pohon besar tersebut menimpa tiang dan kabel listrik.

Wali Kota Malang Sutiaji juga terus mengimbau agara masyarakat Kota Malang terus waspada dengan kemungkinan bencana dan angin kencang. Ketika ada kemungkinan bencana, maka warga untuk melaporkan kepada petugas BPBD.

Sebelumnya, Plt Kepala Disperkim Kota Malang Diah Kusumadewi menyampaikan jika tim siaga pohon tumbang selalu melihat kondisi di lapangan. Terutama identifikasi terhadap pohon sakit dan yang sudah tua.

"Warga juga bisa melapor kepada kami jika ada pohon di dekat rumahnya sudah rawan roboh. Tim kami akan datang, tapi akan dipantau terlebih dulu baru kemudian akan dipotong jika memang harus dipotong," jelas perempuan berhijab ini.

Selain pohon tumbang, tenda sepanjang 100 meter yang berdiri diacara lomba dan pameran burung kicau di Lapangan Rampal juga turut roboh. Tak ada korban dalam insiden tersebut, namun angin kencang masih terus berembus dan disusul dengan hujan intensitas tinggi. 
 

End of content

No more pages to load