MALANGTIMES - Mobil Avanza berisi tiga penumpang yang terjun ke Kali Brantas di Tulungagung belum ditemukan. Karena itu, untuk mempercepat pencarian mobil bernopol L 1147 BF yang tercebur  Sabtu (26/1/19) malam itu, petugas gabungan mendatangkan fish finder.

"Kita lanjutkan pencarian  Minggu (27)1/19) bekerja sama dengan Basarnas dan BPBD untuk menemukan korban dan kendaraan. Ini sedang akan diturunkan alat sonar untuk memeriksa kondisi di dalam air. Namanya fish finder," ujar Kapolres Tulungagung AKBP Tofik Sukendar yang memantau langsung pencarian.

Tofik menjelaskan, karena alat tersebut dimiliki oleh Basarnas Provinsi Jatim, maka pihaknya meminta Basarnas segera melakukan koordinasi dengan pihak provinsi untuk mendatangkan alat tersebut. "Itu dari Basarnas Provinsi. Kami usahakan secepatnya agar maksimal," ucapnya.

Pencarian korban sendiri sempat terhambat derasnya aliran air dan minimnya penerangan di lokasi, perahu karet dan jangkar. Dua tim dengan perahu karet melakukan pencarian di radius 300 meter sebelah barat lokasi pertama mobil itu diketahui tercebur. Sedangkan 1 tim melakukan penyisiran di darat.

Sebelumnya diberitakan, mobil Avanza dengan 3 penumpangnya tercebur ke dalam Kali Brantas. 
Mobil berpenumpang 6 orang itu awalnya hendak menyeberang dengan menggunakan jasa perahu penyeberangan di dermaga Pema Express. 

Sayang saat hendak mundur, mendadak rem blong hingga mobil terjun bebas ke dalam sungai.
Dua penumpang selamat atas nama Solikhatin, (56), warga Rungkut Lor, Surabaya, dan Imam Sodikin (44), warga Desa Bendi, Kecamatan Ponggok, Blitar. Keduanya turun sesaat sebelum mobil meluncur turun.

Sopir sebenarnya sudah mengupayakan untuk menghentikan laju kendaraan dengan menggunakan rem tangan. Namun mobil tetap meluncur.

Naasnya, tiga penumpang beserta sopir tetap di dalam mobil hingga mobil tercebur ke kali berarus deras. Tiga korban yang belum ditemukan ialah Fitri Nursyam (34), warga Kedungasem Surabaya; Siti Yuniati (32), warga Rungkut Lor Surabaya; dan Siti Alfiah (61), warga Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut, Tulungagung.

Pengemudi mobil Waridi (56) sempat ikut tercebur. Namun dia bisa diselamatkan oleh warga sekitar.