Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)
Ilustrasi.(Foto : Goggle Images)

MALANGTIMES - Rahardian alias Lemu (19), warga Perum GKR, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diamankan Satresnarkoba Polres Blitar Kota setelah kedapatan menanam ganja. Pelaku diketahui berstatus mahasiswa di sebuah kampus ternama di Malang.

Keberadaan pohon ganja di dalam pot ini diketahui setelah Lemu diamankan polisi akibat kepemilikan 0,13 gram sabu-sabu. Saat dilakukan pemeriksaan, Lemu mengaku juga memiliki pohon ganja. Setelah dicari, polisi menemukan pohon ganja di rumah tersangka lain bernama Akmala Romadhon alias  Rama, warga Jalan WR Supratman, Kelurahan Bendogerit, Sananwetan, Kota Blitar.

"Sebelumnya Lemu menanam pohon ganja di teras rumahnya. Setelah itu, pohon ganja ini diberikan ke tersangka lain bernama Rama," jelas Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar, Selasa (22/1/2019).

Kepada petugas, keduanya mengaku tanaman ganja itu akan dikonsumsi sendiri. Lemu mengaku menanam ganja karena iseng dan kepo atau ingin tahu. Sebelumnya Lemu  membeli ganja kering dan menemukan tiga biji ganja di dalam paket. Kemudian tiga biji ganja itu ditanam di dalam pot. 

"Awalnya hanya iseng dan kepo karena ada tiga biji ganja waktu saya beli ganja kering.  Kemudian ketiganya saya tanam, tapi yang tumbuh cuma satu. Pas sudah umur 2 bulan, saya kasih ke Rama," ujar Rahardian. 

Menurut Adewira, penemuan pohon ganja ini merupakan yang pertama di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Namun pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Jumlahnya hanya satu. Kami awalnya juga curiga masih ada di tempat lain. Namun ternyata hanya ada satu. Tetapi kami tetap melakukan penyelidikan, siapa tahu masih ada," tambah dia. 

Baca Juga : KPU Kota Blitar Ajak Pemuda Siapkan Diri Jadi Penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah

Akibat perbuatanya, kedua pelaku dikenakan Pasal 111 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. Sebelumnya saat menggeledah rumah Lemu,  Sat Narkoba Polres Blitar juga menemukan seekor buaya muara dan dua ekor ular piton.