Mahfud MD memberikan klarifikasi atas akun yang mencatut namanya (Ist)
Mahfud MD memberikan klarifikasi atas akun yang mencatut namanya (Ist)

MALANGTIMES - Ulah pembuat akun Instagram @01Indonesiamaju yang awalnya bernama Info Mahfud MD yang mencatut nama Mahfud MD tanpa izin dan kemudian dikomersialkan, serta dijadikan akun politik, membuat Mahfud MD terlihat berang dan akhirnya berencana melaporkan akun tersebut kepada pihak kepolisian.


Rencana Mahfud MD tersebut dilansir di akun resmi @mohmahfudmd dan secara cepat mendapat reaksi pembuat akun yang mendompleng dan mencatut namanya.
Istri dari pembuat @01Indonesiamaju ketakutan dengan cuitan Mahfud MD yang akan memperkarakan hal tersebut ke ranah hukum.


"Ybs sdh minta maaf, katanya istrrinya nangis trs krn takut suaminya dipolisikan. Sy akan ketemu ybs dulu. Soal org dgn nynyir menuding sy mendukung 1 paslon, justeru nyinyirnya bs jg dipolisikan, klau sy mau. Tp bg sy yg penting jgn ada akun a/n sy yg dijualbelijan/dipartisankan," tulis @mohmahfudmd Selasa (22/01/2019).


Begitulah cuitan Mahfud MD dalam menanggapi persoalan yang menyeret namanya di akun yang meraup pengikut atau follower sebanyak 450 ribu orang lebih. Dikarenakan menjual namanya, bahkan dikomersialkan untuk kepentingan pemilik akun itu sendiri.


Mahfud MD sempat menyampaikan, bahwa apabila dirinya bersedia mengiklankan akunnya, sudah banyak pihak luar meminta produknya untuk dimasukan. "... Akun Twitter sy @mohmahfudmd sj diminta menyebut 1 produk dan akan dibayar 4,5 jt/hari/1-cuitan tp sy tolak draf kontraknya. Maka itu sy putuskan hubungan dgn akun tsb," tulisnya.


Lantas seperti apa cuitan @mohmafudmd mengenai persoalan tersebut. Bagaimana tanggapan warganet yang juga ikut meramaikan lini masa atas persoalan tersebut.
Diawali adanya kemunculan @01Indonesiamaju Mahfud MD menyampaikan pendapatnya sebelum akhirnya dirinya meradang dan akan memperkarakan hal tersebut ke ranah hukum.
Tertanggal 18 Januari 2019, Mahfud MD melalui @mohmahfudmd menuliskan, "Ada akun IG "01indonesiamaju" dgn kop "Indonesia Maju" yg stlh dichek imil adressnya adl mohmahfudmd1@gmail.com Dgn ini sy nyatakan bhw akun tersebut bukan akun saya dan skrng tdk ada kaitannya dgn sy. Akun tsb dulunya adl "mohmahfudmd" dgn kop "Info Mahfud MD" dgn ava foto saya,".


Mahfud MD melanjutkan, "Akun tsb dulu mengklaim sbg admin resmi Twitter @mohmahfudmd tp sebenarnya admin tsb tak pernah minta izin kpd sy. Semula sy tak memasalahkan krn memang hanya meng-capture cuitan2 Twitter sy dgn benar dan apa adanya. Sy sdng melacak org yg mengklaim sbg admin tsb tp blm ketemu,".


Sikap pembiaran Mahfud MD terhadap pembuat akun tersebut selama ini dikarenakan dirinya tidak terlalu terusik. "..., akun itu sejak awal pakai nama, ava, dan cuitan2 sy hingga followernya > 450.000. Adminnya tak prnh  mengenalkan diri tp sy biarkan krn isinya bagus. Sy tak setuju klau dikomersilkan dgn iklan2 dan dijadikan akun politik. Klu memposting hoax sy bs kena. Eh, tahu2 dijual," tulisnya.
Dengan gelagat tersebut, akhirnya Mahfud MD memberikan warning atas kelakuan pembuat akun tersebut.


"Berkenaan dgn hal2 tsb maka sampai ada penyelesaian scr hukum sy nyatakan: 1) Akun IG "01indonesiamaju" dgn kop "Indonesia Maju" bkn akun sy; 2) Segala transaksi atau iklan pada akun tsb tak ada kaitan dgn sy; 3) Akun tsb utk sementara tdk blh meng-capture cuitan Twitter sy.". Sambil juga mencuitkan akan melaporkan hal tersebut kepada pihak kepolisian.


Sebelum melakukan tindakan hukum tersebut, Mahfud MD pernah juga dihubungi pembuat akun tersebut. Dirinya menyampaikan, hal tersebut terjadi tanggal 5 November 2018.
"...Ada yg mengaku admin akun tsb ngontak sy, minta izin memasang iklan. Sy jawab, sy tak setuju kalau akun yg terkait dgn sy diisi dgn iklan atau dikomersilkan. Eh, kemudian ada info bhw akun yg dikaitkan dgn sy tsb ditawarkan utk dijual. Tahu2 nama akun diubah," tulis @mohmahfudmd.


Tanggal 20 Januari 2019 pembuat akun kembali menghubungi @mohmahfudmd. "Syukurlah, pembuat Akun/Admin IG "Info Mahfud MD" yg kemudian tiba2 berubah menjadi "01Indonesiamaju" sdh menghubungi sy dan menyatakan minta maaf, tlh menjual akun tsb. Laporan ke Polri sy tunda sampai ada pertemuan utk klarifikasi. Dgn iktikad baik ybs siap bertemu saya," tulisnya.


Dua hari kemudian, pembuat akun tersebut kembali meminta maaf kepada Mahfud MD yang menerimanya dan ingin menyelesaikan persoalan tersebut dengan cara baik-baik dan kekeluargaan.
Cuitan @mohmahfudmd tersebut menuai reaksi positif warganet. Mereka memberikan apresiasi atas langkah Mahfud MD yang akan melaporkan pembuat akun tersebut ke ranah hukum. Tapi, akhirnya dengan adanya permintaan maaf dari pemilik akun, Mahfud MD pun mencoba untuk menunda dan mencari solusi demi kebaikan keluarga si pembuat akun.


@Ibuanakku membalas @mohmahfudmd atas sikapnya tersebut, "Salam hormat prof @mohmahfudmd utk keluasan hati dan murahnya belas kasihan. Smg prof selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT.  Amin," tulisnya membebrikan apresiasi.


Akun Nyong menulis juga, "@mohmahfudmd Profesor BENERAN. BUKAN Profesor KaWe. Sehatt Selalu Ya Prof Kemenangan Bukan Harus Dengan MEMENJARAKAN. Perjumpaan Juga Bisa Jadi Kemenangan. Maafkan....".


Warganet lain menyatakan hal berbeda. Seperti yang disampaikan oleh Oreg Garing melalui @oregfreeberg. "Ma'af prof. Mengingat "pencurian nama Anda" sudah diketahui publik, sebaiknya Pelaporan ke Polisi tetap dilanjutkan, untuk memberi efek jera. Satu hal prof, saya menduga kuat kalau "Si Pencuri" itu bukan amatiran!. Tabik,".